
Ilustrasi hal yang harus menjadi pertimbangan sebelum memilih pekerjaan (Drazen Zigic/freepik.com)
JawaPos.com - Menentukan langkah yang tepat dalam karier memerlukan lebih dari sekadar insting ini melibatkan refleksi diri, penelitian yang cermat, dan sikap terbuka terhadap peluang yang ada.
Dengan mengenali kekuatan, minat, dan tujuan hidupmu, serta mengeksplorasi berbagai pilihan karier, kamu dapat mengambil keputusan yang lebih bijak dan penuh percaya diri.
Berikan dirimu waktu untuk menemukan apa yang benar-benar membuatmu merasa puas dan termotivasi, serta jangan takut untuk beradaptasi seiring berjalannya waktu.
Dilansir dari Better Up, berikut ini berbagai hal yang harus menjadi pertimbangan matang sebelum memutuskan pekerjaan pilihan.
1. Keterampilan yang dimiliki
Memiliki kombinasi soft skills dan hard skills yang tepat akan memberimu kepercayaan diri dalam menjalani pekerjaan. Mulailah dengan menilai keterampilan yang sudah dimiliki, dan pikirkan apa yang perlu dipelajari lebih lanjut. Ini akan membantumu memilih jalur karier yang sesuai dengan minat dan kemampuanmu.
Misalnya, apabila kamu punya keterampilan perhatian terhadap detail (soft skill) dan keahlian dalam matematika (hard skill), maka kamu mungkin cocok bagi peran di bidang TI. Lakukan penilaian mandiri, cari peran yang sesuai, dan identifikasi keterampilan tambahan yang diperlukan. Jika perlu, pertimbangkan untuk mengikuti pelatihan atau program gelar guna memperdalam keahlianmu.
Apabila kamu sedang mempertimbangkan perubahan karier, jangan lupakan keterampilan yang dapat dipindahtangankan. Contohnya, keterampilan komunikasi yang kamu asah di bidang ritel bisa sangat berharga dalam penjualan teknologi. Memahami keterampilan ini akan membantumu menemukan peluang baru tanpa harus memulai dari nol.
2. Prospek pekerjaan
Saat mencari karier, kamu perlu mempertimbangkan prospek pertumbuhan dan stabilitas pekerjaan. Sumber seperti Buku Pegangan Prospek Pekerjaan dari Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) dapat memberi wawasan tentang bagaimana perkembangan suatu industri.
Kamu bisa melihat apakah lapangan pekerjaan akan berkembang, stagnan, atau menurun dalam beberapa tahun ke depan. Memilih karir di industri yang sedang menurun bisa membuatmu merasa kesulitan dalam mendapatkan posisi.
Walaupun prospek pekerjaan mampu memberi gambaran, keterampilan, tekad, dan latar belakangmu tetap menjadi faktor utama dalam mendapatkan pekerjaan. Misalnya, meskipun BLS menunjukkan penurunan dalam pekerjaan pengasuhan anak, gelar, pengalaman relevan, dan minat dapat membantumu meraih posisi tersebut.
3. Tujuan yang realistis
Saat merencanakan karier, maka kamu perlu mempertimbangkan lebih dari sekadar minat dan keterampilan usia, lokasi, dan tanggung jawab pribadi juga mempengaruhi pilihanmu. Contohnya, apabila menjadi penerjemah mengharuskanmu bekerja di luar negeri dan kamu tidak bisa membawa keluarga, karier ini mungkin tidak ideal.
Begitu juga, jika kamu berusia 50-an dan ingin menjadi dokter bedah, tantangan pendidikan yang panjang bisa menjadi hambatan. Menjadi realistis dengan situasi pribadi sangat penting, namun itu tidak berarti kamu harus mengorbankan impianmu. Kamu dapat mengubah tujuan sedikit, seperti memilih peran medis dengan persiapan lebih singkat, seperti teknisi medis darurat atau perawat yang tetap berdampak besar.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
