
Seorang wanita duduk termenung, menggambarkan perasaan tidak dihargai yang dialami banyak orang dalam kehidupan sehari-hari. (Freepik)
JawaPos.com - Pernahkah kamu merasa sudah melakukan yang terbaik, berkorban banyak, atau selalu ada untuk orang lain, tetapi respon yang didapat justru dingin, acuh, atau bahkan diabaikan?
Perasaan tidak dihargai ini bisa terjadi di lingkungan keluarga, pertemanan, hubungan romantis, bahkan di tempat kerja. Ketika penghargaan yang diharapkan tidak datang, rasa kecewa, marah, hingga putus asa bisa muncul, mempengaruhi kepercayaan diri dan kesehatan mental.
Secara psikologis, manusia memang memiliki kebutuhan dasar untuk diakui dan dihormati. Saat pengakuan ini tidak terpenuhi, otak kita memprosesnya sebagai bentuk penolakan sosial yang bisa menimbulkan stres. Jika berlangsung terus-menerus, situasi ini dapat membuat kita mempertanyakan nilai diri sendiri.
Dikutip dari situs Pijar Psikologi dan Inca.ac.id, berikut beberapa alasan umum mengapa kita sering merasa tidak dihargai serta langkah yang dapat diambil untuk mengatasinya:
Penyebab Sering Merasa Tidak Dihargai
1. Kurangnya Pengakuan Sejak Awal
Pengalaman masa kecil yang minim dukungan atau apresiasi dapat meninggalkan luka emosional jangka panjang. Misalnya, hubungan yang kurang sehat dengan orang tua membuat seseorang tumbuh dengan keraguan terhadap nilai dirinya. Akibatnya, di masa dewasa, ia lebih sensitif terhadap tanda-tanda diabaikan atau tidak dihargai.
2. Lingkungan Sosial yang Tidak Mendukung
Ketika berada di lingkungan yang kritis tanpa apresiasi, atau terlalu kompetitif tanpa empati, rasa dihargai akan sulit tumbuh. Tanpa dukungan sosial yang memadai, kita akan merasa seperti berjalan sendirian meski berada di tengah keramaian.
3. Selalu Ada, Justru Tidak Spesial
Terlalu sering hadir dan membantu orang lain tanpa menjaga batas pribadi justru membuat kehadiran kita dianggap bukan sesuatu yang istimewa. Lama-lama, orang lain bisa lupa bahwa bantuan kita adalah bentuk kontribusi yang layak dihargai.
4. Kurangnya Percaya Diri
Orang yang sering meremehkan dirinya sendiri atau enggan menunjukkan pencapaiannya cenderung tidak mendapat pengakuan dari orang lain. Sikap ini tanpa sadar memberi sinyal bahwa kontribusinya tidak penting.
Lantas bagaimana cara untuk mengatasinya agar kita bisa tetap menjaga harga diri dan kesehatan mental? Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan berdasarkan penjelasan dari para pakar psikologi:
1. Tetapkan Batasan yang Sehat

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
