
Ilustrasi belanja produk personal care secara daring. (Istimewa)
JawaPos.com–Meningkatnya tren belanja produk kecantikan dan kesehatan membuat pasar semakin ramai, termasuk oleh produk palsu yang sulit dibedakan dari aslinya. Di tengah maraknya promo besar dan diskon hingga puluhan persen, konsumen perlu lebih waspada agar tidak terjebak membeli barang yang justru berisiko bagi kesehatan.
Produk skincare, suplemen, hingga kosmetik ilegal kini banyak beredar melalui berbagai kanal, terutama online. Tanpa ketelitian, konsumen bisa tergoda harga murah tanpa menyadari potensi bahaya di baliknya.
1. Cek Izin Edar Resmi
Pastikan produk memiliki izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Nomor registrasi biasanya tertera di kemasan dan bisa dicek langsung melalui situs resmi BPOM.
Baca Juga:12 Kebiasaan Tingkatkan Keuangan Secara Signifikan Menurut Psikologi, Financial Freedom Tercapai!
2. Perhatikan Kemasan dan Detail Produk
Produk asli umumnya memiliki kemasan rapi, tidak mudah rusak, dan informasi lengkap. Waspadai tulisan typo atau buram, warna kemasan berbeda dan tidak ada tanggal kedaluwarsa.
3. Hindari Harga yang Terlalu Murah
Jika harga jauh di bawah pasaran, patut dicurigai. Produk palsu sering dijual dengan iming-iming diskon besar untuk menarik perhatian.
4. Beli di Toko atau Platform Terpercaya
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022