Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 13 April 2026 | 06.08 WIB

Sinopsis The Hunger Games: The Ballad of Songbirds Snakes (2023), Melihat Kisah di Balik Kekejaman Seorang Diktator

Poster film The Hunger Games: The Ballad of Songbirds & Snakes (IMDb) - Image

Poster film The Hunger Games: The Ballad of Songbirds & Snakes (IMDb)

JawaPos.com - Dalam suatu kisah bersejarah di sebuah negara, semua aktor yang terlibat akan dicatat sebagaimana mereka mempengaruhi peristiwa tersebut. Entah itu mereka berperan baik atau buruk bagi negara. 

Dari situlah kita bisa menghakimi apakah seseorang adalah penjahat atau pahlawan bagi masyarakat mereka. Namun, beberapa dari mereka juga akan membela para penjahat dengan berbagai alasan. Seperti latar belakang, kepercayaan, ideologi, dan lain-lain. 

Para penggemar seri novel Hunger Games karya Suzanne Collins atau seri film adaptasinya The Hunger Games (2012-2015) pasti mengetahui, bahkan mengenal tokoh Presiden Coriolanus Snow. 

Melalui The Ballad of Songbirds & Snakes (2023), kita dapat melihat kisah di balik kekejaman dan perhatian khusus Presiden Snow terhadap Distrik 12. 

Keluarga Snow jatuh miskin setelah Perang Sipil Pertama. Bahkan ayahnya dibunuh setelah dinyatakan sebagai pemberontak. Akibatnya, Coriolanus dan keluarga dipandang rendah dari warga sekitar. 

Coriolanus (Tom Blyth) dan sepupunya, Tigris (Hunter Schafer), tinggal bertiga bersama dengan nenek mereka. Pada usia remaja hampir dewasanya ini, Coriolanus terpilih untuk menjadi salah satu mentor Hunger Games ke 10. 

Coriolanus harus berhasil menjadi mentor terbaik agar ia bisa meraih beasiswa Plinth Prize. Ia percaya melalui beasiswa itu, ia dapat memperbaiki kesejahteraan keluarganya. Tahun ini, Plinth Prize akan diberikan kepada siswa terbaik dalam Hunger Games. 

Hunger Games tahun ini dipimpin oleh Gamemaker Volumnia Gaul (Viola Davis) dan pencipta Hunger Games Dean Casca Highbotton (Peter Dinklage). 

Dikabarkan bahwa warga Capitol tidak lagi tertarik untuk menonton Hunger Games. Maka Dean meminta para mentor menciptakan ide-ide untuk membuat pertandingan tahun ini lebih menarik sehingga mendapatkan banyak penonton. 

Karena itu, dalam pertandingan tahun ini juga merupakan pertama kalinya ada mentor-mentor yang dilibatkan untuk mendorong para tribut melakukan pertunjukan di depan kamera. 

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore