Waspada Love Bombing: Tanda-Tanda Manipulasi dalam Hubungan yang Perlu Kamu Kenali (Freepik/azerbaijan_stockers)
JawaPos.com - Dalam sebuah hubungan, wajar jika kita ingin menunjukkan kasih sayang kepada pasangan. Membelikan bunga, mengajak makan malam romantis, atau menghabiskan waktu bersama tentu bisa membuat hubungan terasa hangat dan penuh cinta.
Namun, ada kalanya perhatian yang terlalu berlebihan justru bisa menjadi tanda dari perilaku manipulatif yang disebut love bombing.
Pada salah satu video dari kanal youtube psikologi populer yakni Psych2go, dijelaskan bahwa, menurut psikoterapis Sandra L. Brown istilah tersebut bisa diartikan sebuah taktik untuk menciptakan ikatan emosional yang intens dengan tujuan mendapatkan kendali atas pasangan.
Pada awalnya, love bombing mungkin terlihat seperti ungkapan cinta yang dalam, tetapi jika tidak disadari, hal ini bisa menjadi cara manipulasi yang berbahaya. Nah, berikut beberapa tanda love bombing yang perlu kamu kenali.
1. Bergerak Terlalu Cepat
Apakah kamu atau pasangan sering langsung membicarakan rencana jangka panjang padahal baru sebentar kenal? Menurut antropolog Dr. Helen Fisher, hal ini bisa terjadi karena dorongan kimia otak di awal hubungan. Namun, jika berjalan terlalu cepat tanpa fondasi yang kuat, hal ini bisa menjadi red flag.
2. Selalu Mencari Validasi
Memberi perhatian itu wajar, tetapi jika setiap saat kamu butuh balasan dari pasangan, misalnya melalui pesan, telepon, atau pujian, itu bisa menjadi tanda love bombing. Psikolog Dr. Amir Levine dan Rachel Heller menjelaskan bahwa hal ini sering berkaitan dengan anxious attachment style atau ketakutan ditinggalkan.
3. Tidak Menghormati Batasan
Orang yang melakukan love bombing biasanya kesulitan menerima kebutuhan pasangan akan ruang pribadi. Misalnya, memaksa untuk selalu bersama, mengabaikan permintaan waktu sendiri, atau mendorong hubungan jadi terlalu cepat. Ini tanda kurangnya penghargaan pada batasan pribadi.
4. Terlalu Membanjiri Perhatian
Memberi hadiah itu indah, tapi jika dilakukan secara berlebihan dengan maksud membuat pasangan merasa berutang, itu bisa menjadi bentuk manipulasi. Tindakan ini biasanya berakar dari rasa takut kehilangan atau keinginan untuk mengontrol.
5. Menekan untuk Membuat Keputusan
Misalnya pasanganmu ragu untuk liburan bersama, tapi kamu memaksanya dengan kalimat seperti “Jangan boring, ayo langsung pesan!” Tindakan menekan pasangan agar mengikuti keinginanmu adalah salah satu bentuk love bombing yang mengabaikan kemandirian pasangan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
