Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 5 Desember 2025 | 15.47 WIB

Dari Dalam Sel, Nadiem Makarim Tulis Pray For Sumatera

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi 2019-2024 Nadiem Makarim resmi di tahan Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (4/9/2025). (Salman Toyibi/ Jawa Pos)

JawaPos.com - Indonesia berduka atas bencana banjir bandang yang melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Seminggu lebih pascabanjir, upaya pencarian korban masih berlangsung. Jumlah korban meninggal sudah mendekati seribu jiwa. Gelombang bantuan dari masyarakat, pemerintah, dan luar negeri terus berjalan. 

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim dari balik jeruji besi Rumah Tahanan Negara (Rutan) pun menyampaikan rasa dukanya dan mengirimkan doa untuk korban bencana alam di Sumatera. 

Pada laman Instagram @nadiemmakarim yang kini dikelola oleh tim kuasa hukumnya, mantan bos Gojek itu menyampaikan rasa dukanya. 

"Tidak ada kata yang cukup menggambarkan rasa duka atas bencana banjir yang dialami saudara-saudari kita di Sumatera,” ungkap Nadiem seperti dituliskan pada Instagram Story, Kamis (4/12).

"Doa kami semoga para korban diberikan kekuatan, terutama keluarga yang kehilangan mereka yang dikasihi. Kami juga turut mendoakan mereka yang berjuang membantu, para petugas, relawan dan warga,” lanjutnya. 

Nadiem mengajak masyarakat untuk saling bantu. “Marilah bersama-sama memberikan perhatian, bantuan dan doa kita serta selalu saling menguatkan.” Dia pun menyematkan #prayforsumatera di akhir pesannya. 

Berdasar data Pospenas BNPB hingga Jumat ini (5/12), jumlah korban meninggal dunia pasca bencana Sumatera sudah mencapai 836 orang. Kemudian korban hilang sebanyak 509 orang.

Seluruh elemen pemerintah telah meninjau lokasi bantuan untuk menyiapkan langkah-langkah penanggulangan. Setelah Presiden Prabowo Subianto pada Senin lalu, lantas Wakil Presiden Gibran Rakabuming pun meninjau korban dan lokasi terdampak bencana alam di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Dia menyampaikan permohonan maaf kepada para korban dan menegaskan bahwa warga Sumatera tidak sendiri menghadapi musibah bencana ini. Pemerintah memastikan akan terus hadir untuk memberikan dukungan pasca bencana. Termasuk dalam proses penanggulangan dan pemulihan.

"Saya mohon maaf sebelumnya, bapak-ibu tidak sendiri. Warga Sumatera tidak sendiri. Kami diperintah bapak presiden untuk melakukan percepatan pemulihan pasca bencana,” kata Gibran di Pos Lapangan Kayu Pasak, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam pada Kamis (4/12). 

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore