
Ilustrasi penyaluran bantuan sembako dan bantuan PKH bagi warga di Yogyakarta. Bantuan untuk 7.001 penerima bansos di Jogja distop sementara karena terindikasi terlibat judi online. (Pos Indonesia)
JawaPos.com - Istilah desil menjadi kunci dalam penentuan penerima bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial. Sistem peringkat ini digunakan pemerintah untuk memastikan bantuan seperti PKH, BPNT, dan program kesejahteraan lainnya benar-benar diberikan kepada keluarga yang paling membutuhkan.
Dalam penyaluran bansos, desil berfungsi sebagai indikator yang menggambarkan tingkat kesejahteraan keluarga di seluruh Indonesia. Peringkat tersebut tidak ditetapkan sembarangan, melainkan disusun berdasarkan data DTSEN (Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional) yang memuat informasi terukur tentang kondisi rumah tangga, termasuk penghasilan, kondisi hunian, kepemilikan aset, hingga akses layanan dasar.
Pengertian Desil
Desil adalah metode pengelompokan rumah tangga ke dalam sepuluh kategori kesejahteraan, dari yang paling miskin (desil 1) hingga yang paling mampu (desil 10). Pembagian ini membuat pemerintah dapat menentukan rumah tangga mana yang diprioritaskan menerima bantuan tanpa melakukan penilaian satu per satu terhadap jutaan keluarga.
Penetapan desil biasanya mengacu pada data DTKS atau basis data resmi lain yang menyajikan indikator lengkap tingkat kesejahteraan. Keluarga yang berada pada desil rendah, terutama desil 1, 2, dan 3, termasuk kelompok yang paling berpeluang menerima bantuan sosial secara rutin.
Desil juga menjadi alat evaluasi pemerintah untuk membaca dinamika kesejahteraan masyarakat dari waktu ke waktu. Dengan pemetaan ini, pemerintah bisa mengetahui apakah kebijakan penanggulangan kemiskinan berjalan efektif.
Konsep Dasar dan Dasar Hukum Desil
Secara teknis, desil membagi seluruh populasi menjadi sepuluh kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi. Desil 1 mewakili 10 persen penduduk dengan kondisi ekonomi terendah, sedangkan desil 10 adalah kelompok dengan kondisi paling sejahtera.
Penetapan peringkat ini memiliki landasan hukum, salah satunya tercantum dalam Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 79/HUK/2025 yang mengatur pengelompokan desil 1 hingga desil 10 sebagai acuan penyaluran bantuan sosial.
Pengelompokan tersebut tidak hanya memperhitungkan pendapatan. Variabel lain seperti kualitas rumah, aset produktif, tingkat pendidikan, serta akses air bersih dan sanitasi turut menjadi penentu posisi desil setiap keluarga.
Tingkatan Desil 1–10
Desil 1 – Kemiskinan Ekstrem
Kelompok ini adalah prioritas utama bansos. Penerimanya umumnya berhak atas PKH, BPNT/Raskin, KIS, dan bantuan pendidikan KIP. Mereka memiliki pendapatan di bawah garis kemiskinan nasional dan tinggal di rumah yang sangat tidak layak.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Persela Lamongan vs Deltras: Duel Sengit Dua Tim Teratas Grup B Championship
Prediksi Skor PSS Sleman vs PSM Makassar: Super Elang Jawa Berambisi Raih Kemenangan Pertama
Prediksi Skor Arema FC vs Bhayangkara FC: Berpeluang Imbang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Feyenoord vs AZ Alkmaar: Sama-Sama Produktif, Laga Berpotensi Imbang
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Surabaya Panas! Keringat Penjahit, Kipas Angin Laris, dan Tagihan Listrik Bengkak
Prediksi Skor Barcelona vs Getafe di Liga Spanyol: Blaugrana Pesta Gol di Camp Nou
Prediksi Susunan Pemain Como vs AS Roma: Fabregas Siapkan Taktik Subbuteo
Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Los Che Terdesak, Hasil Imbang Jadi Skenario Realistis
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Emil Audero Incar Poin di Kandang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022