Logo JawaPos
Author avatar - Image
06 Maret 2026, 21.14 WIB

4 ABK Indonesia yang Disandera Bajak Laut 54 Hari di Gabon Berhasil Dibebaskan

Empat WNI yang berhasil diselamatkan dari bajak laut di Gabon. Mereka sempat disandera sejak 11 Januari 2026. (TNI) - Image

Empat WNI yang berhasil diselamatkan dari bajak laut di Gabon. Mereka sempat disandera sejak 11 Januari 2026. (TNI)

JawaPos.com - Pemerintah Indonesia bersama otoritas di setempat di Gabon berhasil membebaskan empat orang anak buah kapal (ABK) berkebangsaan Indonesia yang sempat menjadi sandera bajak laut.

Hari ini, Jumat (6/3) mereka sudah berada di fasilitas penampungan yang berada di Lagos, Nigeria.

Kapuspen TNI Brigjen Aulia Dwi Nasrullah menyampaikan bahwa Atase Pertahanan (Athan) Indonesia di Abuja turut serta dalam penjemputan empat WNI tersebut.

Berdasar informasi yang diterima oleh Puspen TNI, mereka dibebaskan pada Kamis malam (5/3) sekitar pukul 22.05 waktu setempat.

”TNI melalui Atase Pertahanan Republik Indonesia di Abuja berupaya mengoptimalkan peran dan tugasnya dalam rangka membebaskan empat ABK WNI yang sebelumnya menjadi korban penculikan oleh perompak di Perairan Gabon pada 11 Januari 2026 di lepas pantai Gabon, Afrika Tengah,” kata dia.

Empat ABK tersebut dibebaskan melalui proses negosiasi dengan para bajak laut. Proses tersebut berlangsung cukup panjang hingga terjadi kesepakatan yang membuahkan hasil pada 3 Maret lalu.

Secara keseluruhan ada sembilan orang yang menjadi sandera. Empat diantaranya adalah WNI. ”Yaitu Abdul Ajis, Aditia Permana, Mohamad Fardan Mubarok, dan Eka Trenggana,” lanjut Aulia.

Untuk sementara, para ABK tersebut ditempatkan di fasilitas penampungan yang aman di Lagos.

Di lokasi itu mereka akan menjalani pemeriksaan kesehatan guna memastikan kondisi fisik mereka pasca pembebasan. Menurut Aulia, pembebasan empat ABK itu merupakan hasil koordinasi lintas instansi.

”Keberhasilan pembebasan para ABK tersebut merupakan hasil koordinasi dan komunikasi yang efektif antara Athan Republik Indonesia di Abuja, KBRI di Abuja, Kedutaan Besar Tiongkok di Gabon, Perusahaan IB Fish, Athan Tiongkok di Abuja, serta Ketua Komunitas Tiongkok di Lagos,” terang dia.

Sebelumnya diberitakan bahwa Kementerian Luar Negeri (Kemlu) telah mendapat informasi bahwa empat Warga Negara Indonesia (WNI) diculik oleh bajak laut di Perairan Gabon.

Para WNI merupakan bagian dari sembilan awak kapal ikan bernama lambung Liang Peng Yung 828 yang dibajak di wilayah Ekwata.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Pelindungan WNI Kemlu Heni Hamidah menyampaikan bahwa pembacakan terjadi pada Minggu, 11 Januari 2026.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore