Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 13 Maret 2026 | 00.34 WIB

Lebaran 2026 Diprediksi Hujan Lebat, Kapolri Instruksikan Jajaran Siaga Bencana

Kapolri Listyo Sigit Prabowo (kanan) dan Panglima TNI Agus Subianto saat Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Kamis (12/3). (Mabes Polri) - Image

Kapolri Listyo Sigit Prabowo (kanan) dan Panglima TNI Agus Subianto saat Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Kamis (12/3). (Mabes Polri)

JawaPos.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta seluruh jajaran kepolisian untuk mengantisipasi potensi bencana alam selama periode Lebaran 2026. Instruksi tersebut disampaikan dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Kamis (12/3).

Kapolri menegaskan bahwa kondisi cuaca menjadi salah satu faktor yang harus diwaspadai selama arus mudik dan balik Lebaran. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG, cuaca diperkirakan akan didominasi kondisi berawan hingga hujan lebat.

Ia meminta seluruh personel yang bertugas untuk berada dalam kondisi siaga penuh. Kesiapsiagaan dinilai penting untuk menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam di sejumlah wilayah.

“Perlu kewaspadaan khusus terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama di wilayah selatan Indonesia seperti Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara,” ujarnya.

Kapolri juga menekankan pentingnya kesiapan tim tanggap bencana serta sarana pendukung lainnya. Persiapan tersebut harus mencakup langkah penanganan sejak tahap sebelum bencana, saat terjadi bencana, hingga tahap pemulihan setelah bencana.

“Untuk itu, diperlukan kesiapsiagaan baik penyiapan tim tanggap bencana, sarana dan prasarana pendukung, termasuk langkah-langkah penanganan bencana baik pada tahap pra, saat dan pasca bencana,” imbuh Kapolri.

Selain potensi bencana, Kapolri juga memaparkan prediksi puncak arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada dua periode.

Gelombang pertama diprediksi berlangsung pada 14 hingga 15 Maret. Sementara gelombang kedua diperkirakan terjadi pada 18 hingga 19 Maret.

Adapun puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 24 hingga 25 Maret. Gelombang kedua arus balik diprediksi berlangsung pada 28 hingga 29 Maret.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore