
Menhut Raja Juli Antoni saat memberikan keterangan kepada awak media. Menjelang libur lebaran, dia meminta seluruh TN dan TWA bersiap menyambut masyarakat. (Kemenhut)
JawaPos.com - Ratusan Taman Nasional (TN) dan Taman Wisata Alam (TWA) di bawah Kementerian Kehutanan kerap menjadi destinasi wisata bagi masyarakat saat libur lebaran. Sesuai dengan arahan dari Presiden Prabowo Subianto, Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menekankan agar seluruh TN dan TWA memastikan tercapainya zero waste dan zero accident.
Penekanan itu disampaikan oleh Raja Juli dalam rapat koordinasi yang diselenggarakan secara dalam jaringan bersama petugas di 57 TNI dan 145 TWA. Dalam arahannya, dia menyampaikan bahwa Presiden Prabowo memberi perhatian khusus terhadap kesiapan informasi dan layanan di kawasan TN dan TWA di seluruh Indonesia.
”Presiden Prabowo memberikan arahan kepada saya terkait informasi dari TN dan TWA yang available pada saat liburan, terdapat pasar dari masyarakat yang ingin mengunjungi TN dan TWA pada saat libur Idul Fitri,” kata dia dalam keterangan resmi pada Jumat (20/3).
Keinginan masyarakat untuk menikmati wisata alam di TN dan TWA selama periode libur lebaran akan difasilitasi oleh pemerintah. Namun demikian, Raja Juli mengingatkan agar seluruh petugas menjadikan arahan presiden sebagai acuan. Dia tegas menyatakan, pengelolaan kawasan konservasi harus mengedepankan prinsip zero waste.
Artinya penyediaan tempat sampah harus memadai. Kemudian petugas kebersihan juga wajib dipastikan cukup. Sehingga kelestarian lingkungan tetap terjaga. Selain itu, prinsip zero accident juga menjadi prioritas. Yakni dengan memastikan kesiapan fasilitas keselamatan, seperti tim medis, ambulans, puskesmas, serta rambu-rambu yang jelas di setiap lokasi wisata.
”Presiden Prabowo juga memohon agar pengelolaan TN dan TWA memperhatikan zero waste, memiliki tong sampah dan aparat yang cukup. Lalu mengedepankan zero accident, jangan sampai adanya korban karena minimnya fasilitas pengamanan. Siapkan tim medis, ambulans, maupun puskesmas yang memadai,” ucap menhut.
Lebih lanjut, Raja Juli mengingatkan, pentingnya pengendalian jumlah pengunjung sesuai daya dukung dan daya tampung kawasan. Itu sangat penting untuk mencegah kepadatan berlebih yang berpotensi menimbulkan risiko keselamatan maupun kerusakan lingkungan. Dia meminta seluruh TN dan TWA memastikan sistem kuota berjalan optimal agar pengalaman wisata tetap aman dan nyaman.
”Pastikan pengunjung yang mengunjungi TN dan TWA tidak melebihi kuota yang telah ditetapkan, agar tidak melebihi daya dukung, daya tampung yang membuat antrian membludak dari wisatawan,” pesannya.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
