
Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat mengecek malam Takbiran secara virtual di Sumatera Utara. (Mabes Polri)
JawaPos.com - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa jumlah kecelakaan lalu lintas selama periode mudik tahun ini turun signifikan. Angkanya mencapai 3,23 persen lebih sedikit bila dibandingkan dengan periode mudik tahun lalu. Selain itu, fatalitas kecelakaan juga berkurang sebanyak 24,61 persen.
Menurut Jenderal Sigit, itu bukan hanya hasil kerja keras petugas di lapangan. Ada kesadaran dari masyarakat untuk melakukan berjalan dengan hati-hati. Karena itu, orang nomor satu di Korps Bhayangkara tersebut menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah berkendara secara teratur dan mengikuti setiap arahan petugas.
”Tentunya saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat pemudik,” ucap Sigit kepada awak media di Medan, Sumatera Utara (Sumut).
Walau angka kecelakaan lalu lintas dan fatalitynya berkurang signifikan, Sigit tetap meminta seluruh pemudik untuk berhati-hati saat melakukan perjalanan. Terutama pada masa libur lebaran dan saat arus balik nanti. Dia mengingatkan pemudik untuk tidak segan-segan menggunakan berbagai layanan yang disediakan di berbagai pos pelayanan.
”Kami tetap berpesan tolong hati-hati di jalan, manfaatkan rest area, manfaatkan pos-pos terpadu yang bisa digunakan untuk beristirahat dan jangan buru-buru untuk cepat sampai namun kemudian membahayakan keselamatan diri maupun keselamatan pengguna jalan yang lain,” kata dia.
Sebelumnya, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho mengungkapkan bahwa angka kecelakaan lalu lintas selama Operasi Ketupat 2026 yang tercatat mengalami penurunan signifikan sebesar 2,8 persen. Sementara itu, angka fatalitas korban meninggal dunia turun signifikan hingga 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
”Kami sampaikan bahwa peristiwa kecelakaan juga turun 2,8 persen per hari ini (Kamis 19 Maret 2026). Tetapi, fatalitas korban yang meninggal dunia itu turun 40 persen. Jadi, masih bagus dan semoga sampai akhir Operasi Ketupat masih bisa kita pertahankan,” harapnya.
Setelah puncak arus mudik terlalu, kini Korlantas Polri dan instansi terkait lain tinggal menunggu pemudik yang memilih pulang kampung saat malam takbir dan setelah pelaksanaan Shalat Idul Fitri. Juga pemudik yang akan bepergian untuk mengisi libur lebaran di berbagai daerah di seluruh Indonesia. Khususya ke destinasi wisata yang sudah dipetakan oleh petugas kepolisian.
”Dan kami mengharapkan untuk rekan-rekan pemudik agar memang harus hati-hati, harus sabar. Puncak arus sudah kita lalui, tinggal sekian persen nanti kami tunggu untuk kami amankan,” pungkasnya.
