
Deddy Sitorus, anggota DPR RI Fraksi PDIP. (Dok/ JawaPos.com)
JawaPos.com – Kebijakan pembiayaan cicilan pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih menjadi sorotan. Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15 Tahun 2026 yang diteken Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
Dalam regulasi itu disebutkan bahwa pembayaran cicilan pembangunan Kopdes Merah Putih bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Bagi Hasil (DBH), serta Dana Desa. Kebijakan ini dinilai berpotensi menambah beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pasalnya, pembiayaan pembangunan koperasi yang berasal dari pinjaman bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) pada akhirnya akan ditanggung oleh keuangan negara.
Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Deddy Sitorus, menyoroti kebijakan tersebut. Ia menilai, skema pembiayaan cicilan Kopdes Merah Putih berpotensi membebani anggaran negara, meskipun secara teknis berupa realokasi.
Baca Juga:Ternyata Tak Dilibatkan dalam Pengawasan, KPK Kaji Potensi Korupsi di Koperasi Merah Putih
“Menekan APBN mungkin tidak, karena sifatnya adalah realokasi dari plot anggaran dana desa menjadi setoran modal dan cicilan Kopdes Merah Putih. Tidak ada tambahan biaya yang dikeluarkan pemerintah,” kata Deddy Sitorus kepada JawaPos.com, Senin (6/4).
Namun demikian, ia menilai dampak terbesar justru akan dirasakan oleh masyarakat desa. Menurutnya, dalam enam tahun ke depan, kapasitas anggaran desa akan menurun drastis.
“Yang paling menderita adalah rakyat di desa-desa, karena selama enam tahun ke depan praktis anggaran yang dikelola desa menjadi kecil. Dari semula antara Rp 800 juta hingga Rp 1,5 miliar menjadi sekitar Rp 300–400 juta saja,” jelasnya.
Dengan keterbatasan anggaran tersebut, lanjut Deddy, dana desa hanya cukup untuk kebutuhan operasional dan kegiatan sosial berskala kecil.
“Mungkin sisa dana yang ada hanya cukup untuk biaya operasional dan kegiatan sosial berbiaya kecil. Tidak mungkin membangun jalan tani, semenisasi, kegiatan produktif, dan sebagainya,” tegasnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
