
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini. (Istimewa)
JawaPos.com – Pemerintah tancap gas menyiapkan sumber daya manusia (SDM) guna memastikan program prioritas Presiden Prabowo Subianto berjalan cepat dan berdampak nyata. Fokusnya tak main-main, mulai dari Koperasi Merah Putih hingga pengembangan kampung nelayan.
Langkah ini menjadi bagian dari percepatan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang digagas pemerintah. Kunci utamanya ada pada kesiapan SDM yang dinilai menentukan keberhasilan implementasi di lapangan.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menegaskan, penguatan SDM bukan sekadar pelengkap, melainkan fondasi utama agar program prioritas bisa berjalan optimal.
“Optimalisasi SDM merupakan upaya strategis untuk memastikan tersedianya SDM yang kompeten, berintegritas, dan siap mendukung pelaksanaan program-program prioritas nasional,” kata Rini dalam keterangannya, dikutip Jumat (3/4).
Rini memaparkan, pemerintah telah membagi fokus penguatan SDM ke dalam sejumlah klaster utama. Di antaranya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, kampung nelayan, sektor pendidikan, serta kesehatan.
Dia juga mengatakan setiap kementerian dan lembaga diminta bergerak cepat menyusun kebutuhan dan proyeksi SDM di masing-masing sektor.
Menurutnya, arahan Presiden Prabowo sudah jelas di mana seluruh program prioritas harus memberi dampak luas, nyata, dan berkelanjutan bagi masyarakat. Oleh karena itu, sinergi lintas kementerian hingga pemerintah daerah menjadi keharusan.
Tak hanya itu, pemerintah juga mengusung pendekatan kolaboratif atau collaborative governance agar seluruh instansi bergerak dalam satu irama. Dengan model ini, program tidak lagi dijalankan secara sektoral, melainkan berbasis jejaring yang saling menguatkan.
“Keberhasilan pembangunan bukan tanggung jawab satu pihak, tetapi tanggung jawab kolektif seluruh unsur pemerintah,” tegas Rini.
Untuk mendukung percepatan, pemerintah juga menyiapkan kebijakan pemenuhan SDM yang lebih fleksibel dan adaptif. Di saat bersamaan, sistem pengawasan akan diperketat agar kualitas SDM tetap terjaga.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022