Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 28 April 2026 | 19.18 WIB

Berhasil Dievakuasi Usai 10 Jam di Gerbong Perempuan, Endang Selamat Ditemani Suami

Petugas mengevakuasi gerbong KRL Commuterline yang tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Petugas mengevakuasi gerbong KRL Commuterline yang tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Korban selamat dari kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Endang Kuswanti, 40, bertahan selama 10 jam ditemani suami saat evakuasi. Suaminya menjadi pendukung agar sang istri yang pulang dari tempat kerja di Pasar Baru dapat bertahan hidup di tengah reruntuhan akibat tabrakan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek tersebut.

Adik Endang, Muhammad Iqbal, menceritakan bahwa keluarganya dapat mengetahui lokasi korban yang masih terjebak di gerbong KRL perempuan bermula dari hasil jepretan fotografer.

"Pas kita setelah dapat informasi itu ada foto, kalau misalkan di foto kita sempat ngobrol sama pers tiba-tiba dia dapat foto kita coba cari ternyata itu udah keluarga kami sendiri," ujar Iqbal kepada wartawan di RSUD Bekasi, Selasa (28/4).

Setelah mengidentifikasi bahwa Endang terjebak di dalam gerbong KRL perempuan itu, suami korban meminta izin agar dapat menemani sang istri dan memberikan dukungan agar bertahan hingga dievakuasi.

"Iya, dia (suami Endang) nemenin untuk support ya. Karena ada beberapa korban pun juga tadi diinformasi boleh. Jadi tuh tadi juga ada anaknya ya, bapaknya nemenin untuk ngasih motivasi karena dia di balik reruntuhannya gitu," tuturnya.

"Jadi pas aku informasiin ke pihak PT KAI itu diizinkan untuk suaminya bisa turun ke bawah ya untuk ngasih support gitu, yang penting tidak membebani dari korban," imbuh Iqbal.

Sang suami pun terus menemani korban sejak pertama ditemukan pukul 21.00 WIB hingga selesai dievakuasi 10 jam kemudian pada 07.00 WIB.

"Kesulitan (evakuasinya) yang aku lihat di lapangan itu tuh karena dia ketiban ya barang-barang berat itu ya kan karena di gerbong gitu kan berat ya, jadi dia itu ditiban di situ. Dan aku nanya-nanya juga katanya juga dari pihak PT KAI itu tuh nggak bisa memundurkan kereta Argonya ya, karena takutnya kalau ketika dimundurkan katanya (gerbongnya) tembus gitu," pungkas Iqbal.

Saat ini, Endang sudah dilarikan ke RSUD Bekasi dan masih dalam perawatan dengan dilakukan rontgen.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore