
Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mengunjungi rumah duka Nuryati, 62, korban kecelakaan maut Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek. (Istimewa)
JawaPos.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mengunjungi rumah duka korban kecelakaan maut Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek. Kehadiran Gus Ipul di tengah keluarga almarhumah Nuryati, 62, di Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (30/4), membawa suasana penuh haru sekaligus harapan baru bagi keluarga yang ditinggalkan.
Tragedi yang terjadi pada Senin (27/4) lalu itu menyisakan duka mendalam. Almarhumah Nuryati menghembuskan napas terakhir saat berniat menjenguk anaknya yang sedang sakit di Cikarang. Meski putri dan cucunya selamat, kepergian sosok ibu yang dikenal aktif di lingkungan sosial ini menjadi pukulan berat bagi kerabat.
Dukungan Penuh dari Presiden Prabowo Subianto
Gus Ipul menegaskan bahwa kunjungannya bukan sekadar seremonial, melainkan instruksi langsung dari Kepala Negara. Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian besar pada musibah ini dan memastikan bahwa negara hadir untuk memberikan dukungan moral maupun materiil bagi para korban kecelakaan kereta api tersebut.
Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) berkomitmen untuk mengawal proses pemulihan keluarga korban. Gus Ipul memastikan setiap keluarga mendapatkan pendampingan agar mampu melewati masa sulit ini dengan tegar.
"Kementerian Sosial diberi tugas untuk melakukan asesmen terhadap keluarga-keluarga korban agar paling tidak bisa bersama-sama menghadapi musibah ini, bisa kuat, sabar, pulih," ujar Gus Ipul.
Di hadapan keluarga, Gus Ipul mengenang Nuryati sebagai sosok "pahlawan keluarga" dan penggerak sosial yang luar biasa. Almarhumah dikenal tidak hanya berdedikasi untuk anak-cucunya, tetapi juga menjadi teladan dalam kegiatan keagamaan dan kemanusiaan di lingkungan tempat tinggalnya.
Gus Ipul mengajak pihak keluarga untuk menjaga api semangat yang telah ditinggalkan oleh almarhumah. Baginya, nilai-nilai kebaikan yang dijalankan Nuryati semasa hidup adalah warisan yang jauh lebih berharga daripada harta benda.
"Semangat almarhumah, peninggalan-peninggalan almarhumah harus bisa kita teruskan. Semangat kemanusiaan, semangat mengajak kebaikan, semangat memberdayakan," tuturnya.
Kementerian Sosial tidak datang dengan tangan kosong. Sebagai langkah awal, Gus Ipul menyerahkan santunan tunai, paket sembako, hingga bantuan alat kesehatan berupa alat bantu dengar untuk salah satu putra almarhumah. Langkah ini diambil berdasarkan asesmen cepat terhadap kebutuhan mendesak keluarga.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
