Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 25 Mei 2026 | 20.15 WIB

Bukan Karena Sabotase, Polisi Sebut Blackout Sumatera Disebabkan Cuaca Ekstrem

Bareskrim Polri mengungkap hasil penyelidikan blackout Sumatera pada Jumat pekan lalu (22/5). Sejauh ini, polisi tidak menemukan adanya dugaan sabotase dalam pemadaman listrik di sebagian Sumatera tersebut. (Sahrul Yunizar/JawaPos.com) - Image

Bareskrim Polri mengungkap hasil penyelidikan blackout Sumatera pada Jumat pekan lalu (22/5). Sejauh ini, polisi tidak menemukan adanya dugaan sabotase dalam pemadaman listrik di sebagian Sumatera tersebut. (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)

JawaPos.com - Bareskrim Polri menyebut penyebab blackout Sumatera pada Jumat pekan lalu (22/5) adalah cuaca ekstrem. Kondisi cuaca tersebut menyebabkan terjadi gangguan pada jalur transmisi yang melintas di wilayah Jambi. Dampaknya ke wilayah Sumatera bagian utara.

”Dugaan sementara mengarah pada faktor teknis dan cuaca yang ekstrem yang menyebabkan gangguan pada sistem transmisi kelistrikan,” kata Wakil Kepala Bareskrim Polri Irjen Nunung Syaifuddin dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan (Jaksel), pada Senin (25/5).

Nunung memastikan, temuan anak buahnya sejauh ini blackout tersebut bukan karena sabotase atau upaya paksa dari pihak tertentu untuk memutus aliran listrik. Informasi itu diperkuat dengan barang bukti kabel listrik yang sudah dibawa ke Jakarta dari Jambi.

Sesuai dengan gangguan listrik yang dirasakan oleh masyarakat, Bareskrim Polri telah mendapat data dari PT PLN terkait dengan blackout tersebut. Insiden dimulai sekitar pukul 18.44 WIB. Sistem kelistrikan yang semula dalam kondisi normal dan terintegrasi mendadak mengalami gangguan.

Gangguan itu menyebabkan pemadaman di beberapa provinsi seperti Aceh, Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar), Riau, sampai Jambi. Setelah diidentifikasi, penyebab utama gangguan itu berasal dari Kabupaten Muaro Jambi, Jambi.

”Diketahui terdapat aliran daya yang signifikan menuju wilayah Sumatera Barat melalui koridor transmisi Jambi. Sehingga apabila terjadi gangguan pada jalur tersebut berpotensi menyebabkan hilangnya pasokan daya dalam jumlah besar dan memicu blackout sistem interkoneksi Sumatera,” terang Nunung.

Sejauh ini, polisi menduga cuaca ekstrem yang terjadi menyebabkan kabel transmisi listrik dengan daya besar itu putus. Kemungkinannya karena faktor mekanik akibat gesekan dan pengaruh angin, faktor panas akibat sambungan longgar yang menimbulkan rongga, atau faktor tarikan akibat cuaca.

”Gangguan tersebut diduga dipicu oleh faktor cuaca yang buruk dan mengakibatkan sistem transmisi keluar dari interkoneksi kelistrikan Sumatera,” imbuhnya.

Polisi sangat yakin blackout di Sumatera bukan karena sabotase karena anak buahnya sudah mengamankan barang bukti berupa kabel jaringan listrik yang bermasalah. Barang bukti itu diambil dari wilayah Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore