
Bareskrim Polri mengungkap hasil penyelidikan blackout Sumatera pada Jumat pekan lalu (22/5). Sejauh ini, polisi tidak menemukan adanya dugaan sabotase dalam pemadaman listrik di sebagian Sumatera tersebut. (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Bareskrim Polri menyebut penyebab blackout Sumatera pada Jumat pekan lalu (22/5) adalah cuaca ekstrem. Kondisi cuaca tersebut menyebabkan terjadi gangguan pada jalur transmisi yang melintas di wilayah Jambi. Dampaknya ke wilayah Sumatera bagian utara.
”Dugaan sementara mengarah pada faktor teknis dan cuaca yang ekstrem yang menyebabkan gangguan pada sistem transmisi kelistrikan,” kata Wakil Kepala Bareskrim Polri Irjen Nunung Syaifuddin dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan (Jaksel), pada Senin (25/5).
Nunung memastikan, temuan anak buahnya sejauh ini blackout tersebut bukan karena sabotase atau upaya paksa dari pihak tertentu untuk memutus aliran listrik. Informasi itu diperkuat dengan barang bukti kabel listrik yang sudah dibawa ke Jakarta dari Jambi.
Sesuai dengan gangguan listrik yang dirasakan oleh masyarakat, Bareskrim Polri telah mendapat data dari PT PLN terkait dengan blackout tersebut. Insiden dimulai sekitar pukul 18.44 WIB. Sistem kelistrikan yang semula dalam kondisi normal dan terintegrasi mendadak mengalami gangguan.
Baca Juga:Tambang Emas Ilegal di Angola Longsor, 28 Pekerja Tewas, Termasuk 13 Anggota dari 1 Keluarga
Gangguan itu menyebabkan pemadaman di beberapa provinsi seperti Aceh, Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar), Riau, sampai Jambi. Setelah diidentifikasi, penyebab utama gangguan itu berasal dari Kabupaten Muaro Jambi, Jambi.
”Diketahui terdapat aliran daya yang signifikan menuju wilayah Sumatera Barat melalui koridor transmisi Jambi. Sehingga apabila terjadi gangguan pada jalur tersebut berpotensi menyebabkan hilangnya pasokan daya dalam jumlah besar dan memicu blackout sistem interkoneksi Sumatera,” terang Nunung.
Sejauh ini, polisi menduga cuaca ekstrem yang terjadi menyebabkan kabel transmisi listrik dengan daya besar itu putus. Kemungkinannya karena faktor mekanik akibat gesekan dan pengaruh angin, faktor panas akibat sambungan longgar yang menimbulkan rongga, atau faktor tarikan akibat cuaca.
”Gangguan tersebut diduga dipicu oleh faktor cuaca yang buruk dan mengakibatkan sistem transmisi keluar dari interkoneksi kelistrikan Sumatera,” imbuhnya.
Polisi sangat yakin blackout di Sumatera bukan karena sabotase karena anak buahnya sudah mengamankan barang bukti berupa kabel jaringan listrik yang bermasalah. Barang bukti itu diambil dari wilayah Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
