
Bupati Sukoharjo Etik Suryani bersama Richard Tri Handoko dan Tri Mulyo resmi ditahan KPK, pada Sabtu (11/7) dini hari. (Istimewa)
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Bupati Sukoharjo Etik Suryani pada Sabtu (11/7) dini hari. Penahanan itu dilakukan setelah Etik Suryani terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada Kamis (9/7) malam.
Usai menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penindakan KPK, Etik Suryani tampak mengenakan rompi tahanan berwarna oranye sebagai tanda resmi berstatus tersangka lembaga antirasuah. Selain Etik, KPK juga menahan Richard Tri Handoko dan Tri Mulyo.
Ketiganya kemudian dibawa menuju mobil tahanan sekitar pukul 02.39 WIB untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Hingga kini, KPK belum mengungkap secara resmi konstruksi perkara yang menjadi dasar penetapan Etik Suryani sebagai tersangka.
Penjelasan mengenai dugaan tindak pidana yang menjerat Bupati Sukoharjo tersebut masih menunggu keterangan resmi dari lembaga antirasuah. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan, KPK mengamankan total 18 orang dalam OTT yang dilakukan di Jawa Tengah, pada Kamis (9/7). Mereka diamankan di wilayah Wonogiri, Solo, dan Sukoharjo.
"Tim melakukan pemeriksaan awal terhadap sejumlah 18 orang di Polresta Surakarta," kata Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (10/7).
Dari belasan orang yang diamankan, lanjut Budi, sembilan orang lainnya dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, termasuk Bupati Sukoharjo Etik Suryani. KPK menyebut, OTT yang menyasar Etik Suryani terkait dugaan tindak pemerasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo.
Baca Juga:Prabowo Minta Aparat Introspeksi Diri, Tegaskan Rakyat Tak Ingin Korupsi Terus Berlangsung
"Adapun perkara ini diduga terkait dengan dugaan tindak pemerasan yang dilakukan oleh Bupati," ujar Budi Prasetyo.
Selain mengamankan sejumlah orang tersebut, KPK turut menyita barang bukti dari mulai logam mulia hingga uang pecahan asing. Alat bukti itu didapat tim penindakan KPK saat mengamankan pihak-pihak yang terjaring dalam OTT.
"Tim juga mengamankan barang bukti di antaranya dalam bentuk logam mulia, kemudian uang tunai, baik rupiah maupun valas, ada dolar Australia, kemudian juga ada dolar Singapura. Totalnya mencapai miliaran rupiah," ungkap Budi Prasetyo.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Newcastle Jets vs Gamba Osaka di AFC Champions League Elite: Tim Tamu Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Newcastle Jets vs Gamba Osaka: Pertahanan Rapuh Tuan Rumah Jadi Celah!
Prediksi Skor Pohang Steelers vs Johor Darul Ta’zim: Harimau Selatan Siap Terkam Tuan Rumah
Prediksi Skor Buriram United vs Beijing Guoan: The Imperial Guards Terancam Tertahan
Prediksi Skor Kyoto Sanga vs Ratchaburi: Duel Tim Pesakitan Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Atalanta vs Venezia: Rekor Pertemuan Jadi Modal Tuan Rumah
Prediksi Skor Tenerife vs Girona: Tamu Incar Tiga Poin, Tuan Rumah Tertekan
Prediksi Skor Buriram United vs Beijing Guoan di AFC Champions League Elite: Duel Berujung Imbang
TPG Guru Non-ASN Belum Cair, PGRI Desak Kemendikdasmen dan Kemenkeu Berikan Kepastian
Prediksi Skor Atalanta vs Venezia: La Dea Diburu Krisis, Tim Tamu Lebih Mengenaskan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022