
Petugas gabungan berjibaku memadamkan karhutla di kawasan Gunung Bromo, Kamis (6/8). (Dokumentasi BPBD Probolinggo)
JawaPos.com – Pemerintah mengambil langkah tegas dengan menutup sementara seluruh kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) sejak Minggu (9/8). Kebijakan tersebut diambil menyusul kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan konservasi tersebut.
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyampaikan keputusan penutupan total itu saat meninjau langsung lokasi kebakaran, Minggu kemarin. Penutupan dilakukan untuk mendukung proses pemadaman sekaligus menjaga keselamatan masyarakat.
"Saya sudah instruksikan kepala balai untuk menutup sementara secara total Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS)," kata Raja Juli saat meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Raja Juli mengatakan, penutupan kawasan diperlukan agar seluruh sumber daya dapat diarahkan secara optimal untuk menangani kebakaran. Berdasarkan perkiraan sementara, area yang terdampak karhutla mencapai sekitar 520 hektare.
"Tujuannya satu agar semua bisa fokus memadamkan api dan semua mengantisipasi kemungkinan terjadi kebakaran di tempat-tempat lain, yang kedua juga soal safety first, tidak mau mempertaruhkan warga negara karena bencana ini," ucapnya.
Menurutnya, penanganan karhutla tidak cukup hanya dengan melakukan pemadaman di titik api yang saat ini terbakar. Pemerintah juga perlu menyiapkan langkah antisipasi karena potensi kebakaran masih dapat terjadi dalam beberapa bulan mendatang.
Dalam memperkuat koordinasi di lapangan, pemerintah membentuk struktur incident commander. Struktur tersebut diharapkan membuat pembagian tugas dan penanganan berbagai kebutuhan selama operasi pemadaman berlangsung menjadi lebih sistematis.
“Kita juga sudah rapat untuk membuat incident commander. Jadi dibuat struktur supaya pekerjaan ini lebih teratur, lebih rapi, lebih terstruktur, semua kebutuhan, tantangan bisa dikoordinasikan sehingga pemadaman ini akan bisa lebih baik,” ujarnya.
Dengan adanya incident commander, seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kebakaran dapat bekerja dalam satu pola koordinasi. Berbagai kebutuhan operasional serta kendala yang ditemukan di lapangan juga diharapkan dapat segera direspons.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
Siaran Tunda Moto3 Inggris 2026! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Veda Ega Pratama di Silverstone
Juara Piala Presiden 2026! 3 Pemain Persebaya Jalani Pemulihan Jelang Super League 2026/2027
