
Siswa menyantap makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Meruyung, Depok, Jawa Barat, Senin (13/7/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com – Batas waktu konsumsi maksimal empat jam setelah dimasak bukan jaminan makanan Makan Bergizi Gratis (MBG) aman dari risiko keracunan. Ada faktor lain yang juga bisa memengaruhi kualitas makanan.
Guru Besar Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University Prof. Hardinsyah menegaskan, makanan matang tetap bisa menyebabkan keracunan apabila proses pengolahan maupun distribusinya tidak higienis.
"Proses pengolahan dan distribusi yang tidak higienis adalah sumber utama kontaminasi. Jika makanan sudah terkontaminasi bakteri sejak awal, batas waktu 4 jam tidak akan menyelamatkannya,” kata Hardinsyah kepada JawaPos.com, Selasa (11/8).
Karena itu, Hardinsyah menegaskan, penerapan seluruh prosedur operasional standar (SOP) menjadi hal penting dalam pelaksanaan MBG.
“Makanan bisa menyebabkan keracunan bahkan dalam waktu singkat. Oleh karena semua cara yg telah diatur dalam SOP dan pengawasannya harus ditegakkan,” tegas Hardinsyah.
Meski SOP sudah diperketat, dia menyebut, tantangan terbesar penerapan batas empat jam adalah pada kesenjangan antara aturan dan kondisi nyata di lapangan.
Faktor geografis, infrastruktur, serta kemampuan sumber daya manusia yang berbeda-beda dapat memengaruhi proses distribusi makanan.
“Tidak semua sekolah dekat dengan dapur SPPG. Waktu tempuh yang panjang bisa membuat makanan sampai melewati batas aman,” katanya.
Selain jarak sekolah ke SPPG, ketersediaan fasilitas untuk menjaga suhu makanan juga menjadi tantangan.
Menurut Hardinsyah, belum tentu seluruh dapur maupun kendaraan distribusi memiliki fasilitas pendingin atau pemanas yang memadai untuk mempertahankan makanan pada suhu aman.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UEFA Nations League: The Green Army Curi Kemenangan Tandang
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022