
Upaya pemadaman darat karhutla yang dilakukan tim satgas gabungan di wilayah Kabupaten Sintang Kalimantan Barat, Selasa (25/8). (BNPB)
JawaPos.com - Kementerian Pertahanan (Kemhan) memastikan bahwa misi kemanusiaan Pasukan Bela Diri Jepang (JSDF) di Kalimantan sudah selesai. Mereka telah membantu Pemerintah Indonesia dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Menurut Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Sekretariat Jenderal (Setjen) Kementerian Pertahanan (Kemhan) Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, saat ini JSDF tengah bersiap meninggalkan Indonesia. Kapal Perang JS Kunisaki yang mengangkut 3 helikopter CH-47 Chinook bakal kembali berlayar ke Jepang.
”Rangkaian misi bantuan pemadaman kebakaran hutan dan lahan oleh Jepang telah resmi berakhir sesuai dengan jadwal dan target penanganan darurat yang telah diselesaikan di lapangan,” kata Rico pada Rabu (30/9).
Rico menyebut, keputusan itu merupakan bagian dari perencanaan operasional bersama sejak awal antara Kemhan, TNI, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan pihak Pemerintah Jepang. Yakni pengerahan unsur Japan Disaster Relief (JDR) dan alutsista sesuai masa periode yang sudah dijalani.
”Saat ini, unsur kapal JS Kunisaki beserta seluruh personel sedang merampungkan persiapan logistik dan administrasi sebelum bertolak kembali ke Jepang,” ujarnya.
Jenderal bintang satu TNI AD itu menegaskan bahwa rangkaian penutupan misi kemanusiaan Jepang itu selesai ditandai secara resmi dengan penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Dharma Samudera. Penghargaan itu diberikan oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin kepada Pasukan Jepang.
Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Berton SP Panjaitan mengkonfirmasi hal itu. Dia menyatakan bahwa Kementerian Pertahanan (Kemhan) Jepang sudah menyelesaikan tugas.
”Jepang melalui Kementerian Pertahanan dan Pasukan Bela Diri Jepang (JSDF) secara resmi telah mengakhiri misi bantuan pemadaman Karhutla di Kalimantan Barat pada Selasa, 29 September 2026,” kata Berton saat dikonfirmasi oleh awak media.
Pemerintah Indonesia, kata Berton, telah menyampaikan kepada Pemerintah Jepang bahwa operasi pemadaman dari udara atau water bombing yang dilakukan JSDF sudah berhasil membantu mencegah kebakaran meluas di beberapa titik di Kalimantan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022