
Ilustrasi pemadaman Karhutla Kalimantan Barat.
JawaPos.com - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni memperkuat langkah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Sebangau, Kalimantan Tengah. Strategi penanganan kini tidak hanya berfokus pada pemadaman titik api, tetapi juga diarahkan untuk menghentikan pergerakan api agar kebakaran tidak semakin meluas.
Langkah tersebut disampaikan Raja Antoni setelah meninjau langsung proses pemadaman di kawasan KM 23 Taman Nasional Sebangau, Selasa (13/10). Dalam kunjungan itu, ia didampingi Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran serta jajaran TNI, Polri, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Bersama rombongan, Raja Juli mendatangi lokasi kebakaran untuk melihat secara langsung upaya pemadaman yang dilakukan personel Manggala Agni Kementerian Kehutanan.
Raja Juli menyampaikan, pemerintah pusat dan daerah memiliki kepedulian terhadap warga yang telah merasakan dampak asap selama beberapa bulan terakhir. Ia menegaskan, pemerintah terus berupaya menangani situasi tersebut melalui langkah konkret di lapangan dengan melibatkan berbagai unsur terkait.
“Bukan sama sekali kita lepas tangan, cuci tangan, sama sekali tidak. Tentu bisa dilihat di lapangan, Pak Gubernur, Pak Wali Kota, TNI Polri, Manggala Agni, Kemenhut. Teman-teman lihat itu bagaimana mata mereka? Sudah merah, sudah lelah tapi karena ini tugas mereka tetap ada di lapangan untuk bekerja secara real secara konkret,” kata Raja Juli.
Dalam penanganan karhutla di Sebangau, lanjut Raja Juli, pemerintah kini memperkuat strategi dengan memutus bagian depan atau kepala api menggunakan bantuan alat berat. Langkah ini ditujukan untuk menghambat laju kebakaran sehingga api tidak menjalar lebih jauh dan menimbulkan dampak yang lebih besar.
Untuk mendukung strategi tersebut, pemerintah berencana menambah sekitar empat hingga lima unit ekskavator. Alat berat itu akan digunakan untuk memperkuat penyekatan di sejumlah area yang menjadi jalur pergerakan api.
“Bukan lagi hanya sekadar memadamkan di titik api yang ada, tapi sekarang kita coba memutus ya, kepala apinya. Kalau api yang kita putus ya dengan kecepatan mempergunakan alat berat supaya menghindari mudarat yang lebih besar lagi,” ujarnya.
Selain mengerahkan alat berat, pemerintah juga berencana menambah sarana pendukung pemadaman berupa sumur bor. Raja Antoni menyebutkan, kebutuhan tambahan diperkirakan mencapai 30 sumur bor yang akan dibangun di sekitar area kepala api.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022