
Menhut Raja Juli Antoni saat meninjau penanganan karhutla di Hutan Lindung Liang Anggang, Kelurahan Landasan Ulin Barat, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, bersama Gubernur Kalsel H. Muhidin, Senin (12/10).
JawaPos.com - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni turun langsung mengawal upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah. Penanganan di lapangan dipusatkan pada tiga langkah utama, yaitu pemadaman api, pembukaan akses jalan, dan pembangunan sumur bor untuk menjamin ketersediaan air.
Raja Juli turut didampingi Sekretaris Daerah Kotawaringin Barat Rody Iskandar, Kepala Pelaksana BPBD Kotawaringin Barat Samuel, Kapolres Kotawaringin Barat Joko Handono, Kepala BMKG Iskandar Nur Setiawan, Danrem 102/Panju Panjung Brigjen TNI Wimoko, serta Dandim 1014/Pangkalan Bun Letkol Inf. Makin.
Untuk mempercepat penanganan, personel gabungan dibagi menjadi tiga kelompok dengan tugas berbeda, yakni membuka jalan, membangun sumur bor, dan melakukan pemadaman. Strategi ini diterapkan agar akses menuju lokasi kebakaran segera tersedia, sekaligus memastikan pasokan air dapat menjangkau petugas yang bertugas di lapangan.
Tim pembuka jalan telah berhasil membuka akses berupa jalan setapak sepanjang kurang lebih 1,8 kilometer menuju Shelter Pesalat. Jalur tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung mobilisasi personel, pengangkutan peralatan, serta distribusi air untuk kebutuhan pemadaman.
“Akses jalan sudah berhasil kita tembus sekitar 1,8 kilometer menuju Shelter Pesalat, dan kita juga menentukan titik-titik sumber air, penempatan flexible tank atau portable tank, serta sumur bor,” kata Raja Juli di Tanjung Puting, Jumat (16/10).
Selain memantau pembukaan jalur, Raja Juli bersama jajaran terkait turut menentukan lokasi penempatan tangki air fleksibel atau flexible tank dan portable tank. Tim juga memetakan jalur distribusi air serta menetapkan titik pembangunan sumur bor dengan memperhatikan kebutuhan operasi pemadaman.
Sumber-sumber air disiapkan di sejumlah lokasi yang direncanakan terhubung dengan kawasan Shelter Pesalat. Langkah tersebut diharapkan dapat memperlancar penyaluran air ke titik-titik yang membutuhkan dukungan pemadaman.
Raja Juli bersama tim juga berjalan kaki dari Tanjung Harapan melalui jalan setapak yang baru dibuka sepanjang sekitar 1,8 kilometer menuju Shelter Pesalat.
Dalam peninjauan itu, Raja Juli melihat langsung proses pembuatan embung yang dipersiapkan sebagai tempat penampungan air untuk selanjutnya disalurkan ke lokasi kebakaran.
Upaya penanganan berlanjut hingga malam hari. Raja Juli bersama personel TNI-Polri, BPBD, BMKG, dan masyarakat setempat masih melakukan pemasangan mesin pompa air. Ia meminta seluruh peralatan tersebut dapat terpasang pada malam itu agar segera bisa digunakan untuk mendukung pemadaman keesokan harinya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Tak Hanya Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah
Prediksi Skor Estudiantes vs Flamengo: Panas Menuju Final Copa Libertadores
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante: Granotes Paksa Tuan Rumah Berbagi Poin
Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs Arema FC: Singo Edan Kembali ke Jalur Kemenangan
Prediksi Skor Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga: Lini Pertahanan Rapuh Jadi Ancaman Tuan Rumah
KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules Berkaitan Kasus Suap HGB Summarecon
Prediksi Skor Le Mans vs Toulouse: Duel Seru Tim Papan Bawah Demi Lolos Zona Degradasi
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022