Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 26 November 2018 | 04.27 WIB

Soal Prabowo Ajukan Kredit di Bank Indonesia, ini Penjelasan Timsesnya

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto sempat dalam pidatonya menyatakan dirinya selalu ditolak ketiak meminjam uang dari Bank Indonesia (BI). - Image

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto sempat dalam pidatonya menyatakan dirinya selalu ditolak ketiak meminjam uang dari Bank Indonesia (BI).


JawaPos.com - Pernyataan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto yang bilang kerap dipersulit untuk meminjam uang alias kredit ke Bank Indonesia (BI) mendadak viral di media sosial. Pasalnya, dalam aturannya, BI memang tak bisa memberikan pinjaman kepada masyarakat ataupun perusahaan.


Meluruskan pernyataan Prabowo, Andre Rosiade selaku Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga mengaku, masyarakat telah keliru memahami pernyataan mantan suami Titiek Soeharto tersebut. Dia bilang, Prabowo terlalu bersemangat berorasi sampai-sampai lupa mengimbuh kata 'di' di antara Bank Indonesia.                                                                                                           


"Pak Prabowo itu ingin menyampaikan, kalau beliau ingin mengajukan hutang di salah satu bank di Indonesia. Waktu itu sangking semangatnya, lupa kata 'di' itu," kata Andre kepada JawaPos.com, Minggu (25/11).


Kader Partai Gerindra itu mengklaim bahwa Prabowo pun telah mengerti BI bukan tempat untuk mengajukan kredit. Menurut Andre, ucapan mantan Danjen Kopassus itu merupakan bentuk kegeraman lantaran ditolak untuk mengajukan kredit.


"Beliau dengan segala mantan jenderal, mantan pangkostrad, asetnya beliau banyak, perusahaan banyak, itu kesulitan untuk meminjam uang di bank yang ada di Indonesia, bukan di Bank Indonesia," terangnya.


Terkait pernyataan Prabowo yang kerap blunder, Andre memastikan bahwasanya Prabowo di setiap melakukan orasi politik selalu mempunyai konsep matang. Namun menurut dia, lontaran Prabowo kerap digoreng oleh oknum tertentu.


"Pak Prabowo biasanya sudah tahu konsep. Tapi kan apa aja yang dilakukan Pak Prabowo itu coba digoreng sedemikian rupa sama orang," tuturnya.


"Tapi yang perlu diketahui, Pak Prabowo tenang dan santai. Enggak perlu geregetan atau stress, enggak perlu ngomong genderuwo, sontoloyo bahkan segala mau nabok orang," tandasnya.


Sebelumnya, Prabowo mengucapkan bahwa pernah ditolak oleh Bank Indonesia untuk mengajukan kredit. Dia bilang, cara ini dilakukan untuk menpersulit kekuatan logistik untuk menghadapi pilpres.


"Saya minta kredit dari Bank Indonesia saya nggak bisa dapat. Apalagi kalian, mantan pangkostrad aja nggak bisa apalagi tampang kalian, apalagi pakai jenggot. Tapi kita tidak gentar, kita tidak berkecil hati," seru Prabowo.


Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore