
Ribuan mobil listrik BYD tiba di Pelabuhan Melbourne sebagai bagian dari pengiriman 5.000 unit yang menandai ekspansi agresif produsen EV asal Tiongkok ke pasar global (RNZ)
JawaPos.com - Pergeseran kekuatan industri otomotif dunia kini berlangsung semakin cepat. Jika selama puluhan tahun Jepang, Eropa, dan Amerika Serikat menjadi acuan industri mobil global, kini produsen kendaraan listrik (electric vehicle/EV) asal Tiongkok tampil sebagai penantang utama melalui kombinasi harga yang lebih terjangkau, teknologi canggih, dan rantai pasok baterai yang nyaris tak tertandingi.
Tesla milik Elon Musk masih menjadi pelopor penting revolusi kendaraan listrik, tetapi keunggulan kompetitifnya semakin mendapat tekanan. Perubahan itu terlihat jelas ketika kapal pengangkut BYD Zhengzhou merapat di Pelabuhan Melbourne pada Juni lalu dengan membawa 5.000 mobil listrik baru, pengiriman EV tunggal terbesar yang pernah diterima Australia.
Australia menjadi barometer penting industri otomotif dunia karena tidak lagi memiliki produsen mobil domestik dan relatif minim hambatan perdagangan. Dalam waktu setahun, BYD berhasil memangkas jarak penjualan dengan Toyota.
Dilansir dari RNZ, Jumat (24/7/2026), perubahan persepsi konsumen terhadap kendaraan listrik buatan Tiongkok terlihat dari pengalaman Riz Akhtar, pendiri lembaga riset Carloop.
"Mobil ini harganya sekitar 40.000 dolar Australia. Senyap, nyaman, dan dipenuhi teknologi," ujarnya.
Menurutnya, keunggulan nilai yang ditawarkan EV Tiongkok membuat konsumen semakin rasional dalam menentukan pilihan.
"Konsumen tidak bodoh. Mereka tidak akan mengeluarkan uang yang sebenarnya tidak perlu mereka keluarkan," kata Akhtar.
Perubahan perilaku konsumen juga dipicu melonjaknya biaya energi. Menurut Steve Bragg dari Pitcher Partners, perang Iran mengubah alasan masyarakat membeli kendaraan listrik.
"Lima tahun lalu, kebanyakan orang membeli EV karena alasan lingkungan. Sekarang alasannya adalah keuangan," ujarnya.
Akibatnya, hampir seperempat mobil yang terjual di Australia bulan lalu merupakan EV murni, naik tajam dari hanya 7 persen setahun sebelumnya.

Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026: Green Force Bisa Sapu Bersih Laga!
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Jaga Asa ke Semifinal!
Jadwal Aston Villa vs Indonesia All Stars: Jam Kick-off, Siaran Langsung, dan Daftar Skuad
Hasil Babak Pertama Persebaya vs Port FC: Miguel Pereira Cetak Gol Perdana, Skor Masih 1-1
Prediksi Persebaya Surabaya vs Port FC: Bruno Moreira Dikabarkan Cedera, Bernardo Tavares Buka Peluang Rotasi Pemain
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
