
Ilustrasi body motor. (Freepik)
JawaPos.com - Body motor bukan cuma soal tampilan, tapi juga berfungsi melindungi komponen penting di baliknya.
Sayangnya, masih banyak pengendara yang tanpa sadar melakukan kebiasaan sehari-hari yang justru membuat body motor cepat rusak, kusam, bahkan retak.
Kerusakan body motor umumnya tidak terjadi secara instan. Prosesnya perlahan, dimulai dari hal-hal sepele seperti cara memarkir, mencuci, hingga kebiasaan merawat motor setelah digunakan di tengah hujan atau panas terik.
Agar motor kamu tetap enak dipandang dan awet digunakan dalam jangka panjang, penting untuk mengetahui kebiasaan apa saja yang sebaiknya dihindari.
Berikut ini 5 kebiasaan yang sering dianggap sepele, tetapi sebenarnya berdampak besar pada kerusakan body motor seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia.
Memarkir motor di bawah terik sinar matahari, apalagi dalam waktu lama, bisa membuat cat body motor cepat pudar dan kehilangan kilap alaminya. Paparan sinar UV secara terus-menerus juga mempercepat proses oksidasi pada cat.
Tak hanya itu, material plastik pada body motor bisa menjadi rapuh, getas, bahkan retak seiring waktu.
Jika kamu memarkir motor terlalu dekat dengan knalpot kendaraan lain atau sumber panas tinggi, risiko deformasi, meleleh, hingga perubahan warna pada panel plastik, terutama di bagian bawah dan area dekat knalpot, akan semakin besar.
Mencuci motor saat kondisi body masih panas dapat menimbulkan kejutan termal. Hal ini bisa mempercepat munculnya retak-retak halus pada lapisan cat maupun clear coat yang berfungsi melindungi warna.
Kesalahan lain yang sering terjadi adalah menggunakan sabun cuci piring atau deterjen bubuk.
Produk tersebut memiliki pH tinggi dan kandungan bahan kimia keras yang dapat mengikis lapisan wax serta merusak clear coat, sehingga body motor terlihat cepat kusam dan tidak terlindungi.
Selain itu, penggunaan kain lap atau spons yang kotor juga berbahaya. Spons yang terkontaminasi pasir atau kerikil halus dapat menyebabkan baret dan goresan tipis pada permukaan cat. Akibatnya, body motor terlihat buram dan kehilangan kesan mulusnya.
Membiarkan body motor mengering dengan sendirinya setelah terkena air hujan sebaiknya kamu hindari.
Air hujan mengandung zat asam dan polutan yang bisa menimbulkan noda jamur air atau water spot.
Noda ini sering kali sulit dihilangkan dan jika dibiarkan terlalu lama dapat merusak lapisan clear coat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Kuching City vs Tampines di ASEAN Club Championship: The Cats Unggul Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Didik J Rachbini: Putusan MK Ungkap Kebohongan Gibran dan Jokowi
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Meksiko vs Cile: El Tri Bakal Bangkit, La Roja Akhiri Tren Buruk
Gibran Terbukti Tak Punya Ijazah SMA, tapi MK Tidak Berwenang Diskualifikasi dari Wapres

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022