Logo JawaPos
Author avatar - Image
16 Maret 2026, 12.20 WIB

Apa yang Harus Dihindari Saat Menggunakan Fast Charging?

PT Toyota-Astra Motor (TAM) memperluas cakupan Toyota xEV Ecosystem dengan menghadirkan Ultra Fast Charging (UFC) [dok. TAM] - Image

PT Toyota-Astra Motor (TAM) memperluas cakupan Toyota xEV Ecosystem dengan menghadirkan Ultra Fast Charging (UFC) [dok. TAM]

JawaPos.com - Bagi pemudik yang menggunakan kendaraan listrik sudah pasti hemat dalam biaya perjalanan, karena tidak perlu membeli BBM dan hanya melakukan pengecasan baterai. Seperti diberitakan sebelumnya ada dua macam pengisian baterai yaitu Fast Charging dan Pengisian Normal.

Walaupun praktis, penggunaan fast charging yang tidak tepat dapat mempengaruhi umur baterai mobil listrik. Berikut beberapa hal yang sebaiknya dihindari:

1. Terlalu sering menggunakan fast charging
Pengisian cepat menghasilkan panas lebih tinggi pada baterai. Jika terlalu sering digunakan, hal ini berpotensi mempercepat degradasi baterai.

2. Mengisi baterai hingga 100 persen dengan fast charging
Sebagian besar produsen kendaraan listrik menyarankan pengisian cepat hanya sampai sekitar 80 persen untuk menjaga kesehatan baterai.

3. Menggunakan fast charging saat baterai terlalu panas
Jika mobil baru saja digunakan dalam perjalanan jauh atau kondisi cuaca sangat panas, sebaiknya tunggu baterai sedikit mendingin.

4. Mengisi daya saat baterai benar-benar kosong terlalu sering
Baterai lithium-ion lebih ideal dijaga dalam rentang 20–80 persen agar usia pakainya lebih panjang.

5. Stasiun Charging Tidak Terawat
Hindari menggunakan fast charging di stasiun yang tidak terawat atau memiliki voltase tidak stabil. Pilih SPKLU resmi yang telah tersertifikasi untuk menjaga keamanan baterai

Tips Agar Baterai Mobil Listrik Lebih Awet

Agar baterai mobil listrik tetap optimal, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

1. Monitoring Suhu Baterai
Perhatikan indikator suhu baterai pada dashboard sebelum memulai fast charging. Pastikan suhu baterai dalam rentang normal untuk hasil pengisian yang optimal dan aman. Gunakan charging normal di rumah untuk penggunaan harian.

2. Pilih Waktu Pengisian yang Tepat
Lakukan fast charging saat suhu udara tidak terlalu panas, idealnya pada pagi atau sore hari. Kondisi ini membantu sistem pendingin MAGIC Battery bekerja lebih efisien selama proses pengisian. Gunakan fast charging hanya saat diperlukan, terutama ketika perjalanan jauh.

3. Variasikan Metode Pengisian
Kombinasikan fast charging dengan pengisian AC di rumah untuk menjaga kesehatan baterai jangka panjang. Gunakan fast charging hanya saat diperlukan, terutama untuk perjalanan jauh atau kondisi darurat.

4. Monitoring Level Baterai
Hentikan fast charging saat baterai mencapai 80% untuk efisiensi maksimal. Melanjutkan hingga 100% dengan fast charging akan memerlukan waktu lebih lama dan menghasilkan panas berlebih.

5. Pemeliharaan Rutin
Lakukan servis berkala di bengkel resmi Wuling untuk memastikan sistem fast chrging berfungsi optimal. Pemeriksaan rutin membantu mendeteksi potensi masalah sebelum berdampak pada performa baterai. Parkir kendaraan di tempat yang tidak terlalu panas.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore