
Ilustrasi ayah dan anak. (Freepik)
JawaPos.com - Selama ini, pembahasan mengenai kesehatan anak lebih sering berfokus pada peran ibu, sementara kontribusi ayah kerap terabaikan.
Padahal, dinamika keluarga yang sehat tidak hanya ditentukan oleh satu pihak, melainkan hasil interaksi yang seimbang antara kedua orang tua.
Perspektif ini menjadi semakin penting dalam memahami bagaimana kesehatan anak terbentuk sejak dini.
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa keterlibatan ayah dalam pengasuhan memiliki dampak signifikan terhadap kesehatan fisik anak dalam jangka panjang.
Tidak hanya melalui interaksi langsung, tetapi juga melalui kualitas hubungan kerja sama antara ayah dan ibu dalam menjalankan peran sebagai orang tua.
Hal ini menegaskan bahwa keluarga adalah sebuah sistem yang saling terhubung.
Dengan memahami peran strategis ayah dalam pengasuhan, Anda dapat melihat bahwa kesehatan anak bukan sekadar hasil dari pola makan atau aktivitas fisik, tetapi juga dipengaruhi oleh kualitas hubungan emosional dan kerja sama dalam keluarga.
Berikut adalah beberapa faktor penting yang menjelaskan bagaimana ayah berkontribusi terhadap kesehatan anak yang dilansir dari Psychology Today pada Sabtu (11/04).
1. Keterlibatan Emosional Ayah Sejak Dini Membentuk Fondasi Kesehatan Anak
Keterlibatan ayah sejak masa bayi terbukti menjadi faktor penting dalam perkembangan kesehatan anak.
Ayah yang responsif, hangat, dan aktif berinteraksi melalui permainan cenderung menciptakan ikatan emosional yang kuat.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
