
Ilustrasi Lansia
JawaPos.com - Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) kembali membuka Fasilitasi Bidang Kebudayaan (FBK) pada tahun ini. FBK adalah bantuan pendanaan yang diberikan kepada komunitas budaya dan lembaga kemasyarakatan di bidang kebudayaan.
Pada FBK tahun ini, ada tujuh kategori prioritas penerima bantuan, salah satunya komunitas yang melibatkan partisipasi aktif kelompok lansia. Sekretaris Ditjen Kebudayaan Fitra Arda mengatakan, alasan diberikannya prioritas untuk membuka akses kepada partisipasi aktif kelompok lansia adalah karena mereka sebagai penduduk senior, memiliki sejumlah kelebihan.
“Usia bukanlah penghambat produktivitas dalam berkarya, dan juga lansia bukanlah beban negara. Justru mereka adalah ‘penyangga perababan’, karena para lansia dengan kematangan pola hidup dan pikirnya serta pengetahuan yang dimilikinya merupakan 'penjaga nilai', menjadi tuntunan hidup antar generasi," tutur dia, Jumat (18/2).
"Kita semua sepakat bahwa menjadikan pengetahuan lansia untuk dapat semakin tersebarluaskan bukan hanya tugas dan tanggung jawab pemerintah saja, melainkan juga tanggung jawab masyarakat,” sambungnya.
Ia mengatakan, komunitas budaya akan menjadi prioritas penerima bantuan jika berdomisili dan akan melaksanakan kegiatan kebudayaan di daerah 3T, berada dalam provinsi yang memiliki nilai Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK) Tahun 2020 lebih rendah dari nilai IPK Nasional Tahun 2020. Melibatkan atau membuka akses kepada partisipasi aktif disabilitas dan perempuan sebagai aktor utama dan bertujuan untuk promosi kesetaraan gender dalam penyelenggaraan kegiatan kebudayaan.
"Secara programatik melibatkan atau membuka akses kepada partisipasi aktif kelompok lansia, melaksanakan kegiatan terkait Warisan Budaya Takbenda (WBTb) yang telah ditetapkan oleh Kemendikbudristek dan secara entitas maupun secara kepengurusan belum pernah menerima bantuan dari Ditjen Kebudayaan sebelumnya," tuturnya.
Ada dua kategori cakupan kegiatan yang nantinya dilakukan oleh penerima bantuan. Pertama, dokumentasi karya, meliputi kegiatan merekam dan merangkum karya maupun pengetahuan seorang maestro. Kedua, pendayagunaan ruang publik, berupa pemanfaatan terhadap sarana atau prasarana publik, baik secara fisik maupun virtual untuk kepentingan pemajuan kebudayaan.
Pendaftaran FBK ini dibuka pada 14 Februari hingga 14 Maret 2022 melalui laman https://fbk.id. Organisasi kemasyarakatan bidang kebudayaan yang ingin mengikuti program ini diharuskan mendaftar dan membuat proposal sesuai dengan kegiatan yang diminati dan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Setelah itu proposal akan diseleksi oleh komite seleksi pada tanggal 22 Maret sampai 12 April 2022. Kemudian pelaksanaan kegiatan program akan berlangsung pada 18 Juli sampai 10 November 2022.
FBK 2022 mengambil tema “Kearifan Lokal (Sandang, Pangan, dan Papan) untuk Kekinian dan Masa Depan”. Tema ini dipilih karena sandang, pangan, dan papan dianggap sebagai tiga fondasi utama yang menjadi landasan untuk bermasyarakat dan berinteraksi dengan alam dan manusia.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
