
Para mahasiswa penerima beasiswa Erasmus yang berkesempatan belajar di Eropa. (Istimewa)
JawaPos.com - Sebanyak 78 mahasiswa Indonesia telah meraih beasiswa dari Uni Eropa untuk melanjutkan studi di Eropa melalui program Erasmus Mundus Joint Masters (EMJM). Jumlah ini menempatkan Indonesia di antara 12 negara dengan penerima beasiswa EMJM terbanyak di dunia.
Program EMJM adalah kesempatan unik bagi para penerima beasiswa karena mereka akan melanjutkan studi pascasarjana di setidaknya dua lembaga pendidikan tinggi di minimal dua negara anggota Uni Eropa.
Untuk diketahui, EMJM adalah program studi pascasarjana terintegrasi dan lintas negara bagi mahasiswa dari negara-negara mitra Uni Eropa. Panggilan berikutnya untuk aplikasi program beasiswa EMJM akan diluncurkan sekitar Oktober 2023. Pelamar dapat memilih dari daftar lebih dari 190 program yang tersedia.
Antara tahun 2004 hingga 2022, lebih dari 2.300 mahasiswa dan dosen Indonesia telah mendapatkan manfaat dari program beasiswa Erasmus Uni Eropa. Sekitar 1.200 beasiswa disediakan setiap tahunnya untuk mahasiswa Indonesia, melalui program unggulan Erasmus dan dari berbagai program beasiswa yang ditawarkan oleh negara-negara anggota Uni Eropa.
Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Piket dalam keterangan tertulisnya mengatakan bahwa pihaknya bangga menyambut mahasiswa berbakat dari Indonesia ke Eropa.
"Kami percaya para penerima beasiswa Erasmus yang cerdas ini akan mendapatkan manfaat dari ekosistem pendidikan dan penelitian yang berkualitas yang kami tawarkan di seluruh Eropa. Penerima beasiswa Erasmus merupakan pilar penting dalam kerjasama antara masyarakat Eropa dan Indonesia. Mereka akan memperkuat hubungan antara Eropa-Indonesia yang terus bekerja bersama dalam berbagai sektor. Pendidikan tinggi dan penelitian selalu merupakan fokus kemitraan kami dengan Indonesia,” ujar Piket.
“Beasiswa Erasmus meningkatkan pengalaman para penerima beasiswa dan mendorong mereka berkontribusi dalam menyelesaikan tantangan global yang saat ini kita hadapi. Penerima beasiswa tahun ini mencakup berbagai bidang studi yang ditawarkan oleh program Erasmus, dari teknologi berkelanjutan hingga hak asasi manusia, dari kesehatan masyarakat hingga ekonomi kreatif. Kami yakin bahwa penerima beasiswa ini akan berkontribusi menuju dunia yang lebih inklusif dan berkelanjutan dalam bidang keahlian mereka masing-masing,” sambungnya.
Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbudristek Prof. Ir. Nizam menambahkan bahwa program EMJM sangat istimewa karena mahasiswa tidak hanya belajar dari satu universitas di satu negara, tetapi di setidaknya dua lembaga pendidikan tinggi di dua negara Eropa.
"Oleh karena itu, mereka akan mendapatkan dampak yang jauh lebih besar dari pengalaman akan keberagaman dan jejaring yang dibangun, dibandingkan dengan beasiswa lainnya," ujar Nizam.
"Saya juga ingin menyampaikan penghargaan tertinggi saya kepada Uni Eropa karena telah memberikan beasiswa EMJM kepada mahasiswa Indonesia, yang akan belajar di Eropa untuk dua tahun ke depan," tambahnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
