
Unusa melantik dokter baru FK Unusa. Mereka diminta menguasai teknologi kesehatan tanpa kehilangan integritas, empati, dan sisi kemanusiaan dalam melayani pasien. (Humas Unusa)
JawaPos.com - Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) Prof. Tri Yogi Yuwono meminta agar dokter baru tidak hanya mengandalkan kemampuan medis, tetapi juga menjaga etika dan empati saat menjalankan profesi.
Hal itu disampaikan Prof Yogi saat melantik dan mengambil sumpah dokter baru Fakultas Kedokteran (FK) Unusa, Kamis (13/8).
Rektor Unusa Prof. Tri Yogi Yuwono mengatakan, sumpah dokter merupakan komitmen moral yang harus dipegang sepanjang menjalankan tugas.
Menurut dia, profesi dokter tidak semestinya hanya dipandang sebagai pekerjaan untuk memperoleh penghasilan.
“Profesi dokter harus kalian dudukkan sebagai sebuah panggilan kemanusiaan, bukan alat mengejar materi semata,” kata Tri Yogi saat memberikan sambutan.
Dia menilai tantangan profesi dokter semakin kompleks seiring perkembangan teknologi kesehatan. Penggunaan kecerdasan buatan (AI), telemedicine, genomik, dan big data membuat dokter dituntut terus memperbarui pengetahuan.
Namun, kemajuan teknologi tersebut tidak boleh menghilangkan sisi kemanusiaan dalam pelayanan kesehatan.
“Teknologi medis akan terus berubah, penyakit baru akan terus muncul, namun esensi kemanusiaan dari seorang dokter tidak akan pernah bisa digantikan oleh teknologi secanggih apa pun,” ujarnya.
Prof Yogi juga mengingatkan para dokter baru mengenai pentingnya etika ketika berhadapan dengan pasien maupun saat berkomunikasi melalui media digital.
Dia menyinggung kasus almarhum Yurizal Tri Chaerawan yang sebelumnya menyampaikan keluhan terkait pelayanan kesehatan melalui media sosial.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022