
Ditjen Pesantren Kemenag gelar Seminar dan Lokakarya Kurikulum Berbasis Cinta di Ponpes An-Nur II Buluwalang, Malang, Sabtu (3/10). (Istimewa)
JawaPos.com - Direktorat Jenderal Pesantren Kementerian Agama menggelar Seminar dan Lokakarya Kurikulum Berbasis Cinta di Pondok Pesantren An-Nur II Buluwalang, Malang, Sabtu (3/10).
Kegiatan diikuti peserta dari unsur Pramuka Santri ini menekankan cinta alam sebagai bagian dari pembelajaran kitab kuning di pesantren.
Direktur Bina Dakwah Pesantren dan Pendidikan Nonformal Mahrus menegaskan, kurikulum berbasis cinta dan ekoteologi tidak boleh berhenti sebagai kegiatan sesaat.
”Kurikulum berbasis cinta dan ekoteologi yang terintegrasi dengan kitab kuning perlu berkelanjutan. Tidak cukup selesai di ruang seminar, tetapi harus hidup dalam pengajian sehari-hari, dalam kebiasaan santri, dan dalam tata kelola pondok,” ujar Mahrus.
Menurut Mahrus, pesantren tidak perlu mencari rujukan dari luar tradisi untuk berbicara tentang lingkungan.
”Kitab-kitab yang dikaji santri setiap hari sudah mengajarkan cara memperlakukan air, tanah, dan sesama makhluk. Tugas kita adalah memastikan nilai itu terus diajarkan dan diamalkan dari satu angkatan santri ke angkatan berikutnya,” kata Mahrus.
Baca Juga:286 Siswa Labschool Jakarta Belajar di Desa, Gubernur KDM: Pengetahuan Tak Selalu Ada di Kelas
Narasumber semiloka, M. Faisol Fatawi, Guru Besar pada UIN Malang, memaparkan materi bertajuk Merawat Cinta dalam Setiap Halaman Kitab Kuning.
Dia menjelaskan, Kurikulum Cinta bertumpu pada Panca Cinta. Cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, cinta ilmu, cinta diri dan sesama, cinta lingkungan, serta cinta Tanah Air.
”Panca Cinta bukan pelajaran baru, melainkan jantung pembelajaran. Ia adalah nilai dan pendekatan yang meresapi seluruh kajian kitab kuning,” tandas Faisol.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Prediksi Skor Kroasia vs Inggris di Liga Nations UEFA: The Three Lions Redam Tuan Rumah
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022