
Kiper timnas Jerman Manuel Neuer. (Dok. Manuel Neuer)
JawaPos.com - Ada masa ketika melihat Jerman di bagan turnamen besar membuat banyak tim langsung waspada. Bukan karena mereka selalu memainkan sepak bola paling atraktif, melainkan karena kemampuan mereka untuk bertahan, bangkit, dan menang di momen-momen krusial.
Selama periode 2002 hingga 2017, Jerman menjadi salah satu tim nasional paling konsisten di dunia. Hampir setiap turnamen besar berakhir dengan kehadiran mereka di semifinal, final, atau bahkan mengangkat trofi. Konsistensi itu membuat Die Mannschaft dikenal sebagai "monster turnamen" yang selalu sulit disingkirkan.
Perjalanan tersebut dimulai di Piala Dunia 2002. Meski tidak masuk sebagai favorit utama, Jerman berhasil melaju hingga final sebelum kalah dari Brasil yang diperkuat Ronaldo Nazario.
Kegagalan itu menjadi fondasi bagi proses pembenahan besar sepak bola Jerman pada tahun-tahun berikutnya.
Di Piala Dunia 2006, mereka tampil sebagai tuan rumah dan berhasil finis di peringkat ketiga. Turnamen itu juga menjadi awal rivalitas yang semakin menyakitkan bagi Argentina setelah Jerman menang melalui adu penalti di perempat final.
Dua tahun kemudian, Jerman kembali menunjukkan kualitasnya dengan mencapai final Euro 2008.
Meski kalah dari Spanyol, mereka tetap menjadi salah satu kekuatan utama Eropa.
Generasi emas kemudian mulai mencapai puncaknya pada Piala Dunia 2010.
Dengan kombinasi pemain muda dan senior, Jerman tampil impresif. Inggris dikalahkan 4-1, sementara Argentina dihancurkan 4-0. Mereka kembali mengakhiri turnamen di empat besar.
Konsistensi berlanjut di Euro 2012 dengan pencapaian semifinal. Lalu datang momen yang dianggap sebagai puncak kejayaan sepak bola Jerman modern pada Piala Dunia 2014.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
