Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 22 Juni 2026 | 03.20 WIB

Graham Arnold Cerita Kehidupan Sebagai Pelatih Timnas Irak: Dari Jadwal Salat hingga Gairah Sepak Bola

Pelatih Iran, Graham Arnold. (Istimewa) - Image

Pelatih Iran, Graham Arnold. (Istimewa)

JawaPos.com - Pelatih Timnas Irak, Graham Arnold, membagikan pengalaman menariknya selama menangani skuad Singa Mesopotamia. 

Mantan pelatih Timnas Australia itu mengaku delapan bulan pertamanya di Baghdad menjadi masa yang penuh pembelajaran, bukan hanya soal sepak bola tetapi juga mengenai budaya dan kehidupan masyarakat Irak.

Dalam wawancara yang dikutip dari media Prancis, Arnold mengatakan dirinya harus memahami kebiasaan para pemain sebelum menerapkan program kerja yang efektif. 

Menurutnya, pendekatan tersebut sangat penting agar hubungan antara pelatih dan pemain dapat berjalan dengan baik.

"Saya menghabiskan sekitar delapan bulan di Baghdad untuk belajar. Para pemain bukan robot," ujar Arnold.

Ia menjelaskan bahwa sebagian besar pemain memiliki pola hidup yang berbeda dibandingkan dengan yang biasa ditemuinya di Australia. 

Banyak pemain yang tidur hingga larut malam dan baru memulai aktivitas pada siang hari. Karena itu, sesi latihan pagi bukan menjadi pilihan yang ideal.

Selain itu, Arnold juga menyesuaikan jadwal latihan dengan waktu ibadah para pemain. Sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim, aktivitas sehari-hari di Irak sangat dipengaruhi oleh jadwal salat.

Bagi Arnold, memahami kebiasaan tersebut bukanlah hambatan. Sebaliknya, ia menganggapnya sebagai bagian dari tanggung jawab seorang pelatih yang bekerja di lingkungan baru.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore