Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 23 Juni 2026 | 12.56 WIB

Timnas Iran Tinggalkan Catatan Tangan di Ruang Ganti usai Hadapi Belgia: Terima kasih Los Angeles

Timnas Iran tinggalkan catatan di ruang ganti usai imbang hadapi Belgia. (FFIRI/Reuters) - Image

Timnas Iran tinggalkan catatan di ruang ganti usai imbang hadapi Belgia. (FFIRI/Reuters)

JawaPos.com - Timnas Iran meninggalkan sebuah catatan tulisan tangan usai menjalani dua pertandingan awal fase grup Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat. Setelah menahan imbang Belgia 0-0, skuad Iran meninggalkan sebuah catatan sebagai bentuk terima kasih kepada warga Los Angeles yang menjadi tuan rumah laga mereka.

Usai laga, Federasi Sepak Bola Iran membagikan foto catatan tulisan tangan yang ditinggalkan tim di ruang ganti SoFi Stadium. Isi pesan itu ditujukan kepada warga Los Angles dan warga iran yang telah memberikan dukungan kepada Timnas Iran di Piala Dunia 2026.

“Dari Persia kuno ribuan tahun lalu hingga Iran modern saat ini, semangat Iran tetap hidup dan teguh. Kami datang ke Los Angeles dengan kebanggaan, bertanding dengan kehormatan, dan pergi dengan martabat. Terima kasih, Los Angeles, atas keramahtamahan Anda. Terima kasih juga kepada setiap warga Iran yang memberikan hati, suara, dan jiwa mereka untuk Iran selama 180 menit ini. Semoga perdamaian, rasa hormat, dan persahabatan terjalin di antara semua bangsa,” tulis pesan itu.

Dilansir dari Forbes, catatan itu juga memuat tagar #168 dan #minab yang merujuk pada peristiwa serangan udara Amerika Serikat di sekolah Kota Minab saat awal konflik dengan Iran yang menewaskan lebih dari seratus orang termasuk anak-anak. Catatan itu sebagai curahan hati Timnas Iran setelah perjalanan panjang mereka di Piala Dunia yang menguras emosi.

Pasalnya, Iran sebelumnya juga menghadapi situasi sulit setelah pertandingan pertama mereka yang berakhir imbang 2-2 melawan Selandia Baru. Pelatih Amir Ghalenoei mengkritik perlakuan otoritas setempat yang memaksa timnya untuk segera meninggalkan California dan kembali ke markas mereka di Tijuana, Meksiko, tanpa waktu pemulihan yang memadai.

Menurut Ghalenoei, timnya awalnya berencana menginap di California sebagai bagian dari proses pemulihan fisik. Namun, keputusan itu tidak diizinkan, sehingga para pemain harus langsung melakukan perjalanan kembali.

Ghalenoei mengaku sangat terganggu dengan kebijakan itu dan menilai timnya tidak diberi waktu yang cukup untuk beristirahat. Situasi itu terjadi di tengah ketegangan yang masih berlangsung antara Amerika Serikat dan Iran yang turut memengaruhi keputusan logistik selama turnamen.

Meskipun seluruh pertandingan Iran di fase grup berlangsung di wilayah Amerika Serikat, mereka hanya diizinkan untuk bermarkas di Meksiko.

Sementara itu, dalam pertandingan melawan Belgia yang berlangsung di Inglewood, California, Iran mampu meraih hasil imbang berkat performa gemilang penjaga gawang Alireza Beiranvand. Hasil itu membuat Iran saat ini menempati posisi kedua klasemen sementara Grup G dengan dua poin dari dua hasil imbang dan masih memiliki satu laga tersisa melawan pemuncak klasemen, Mesir.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore