
Skuad timnas Kolombia di piala dunia 2026. Richard Rios, gelandang berbelum mampu menembus skuad utama. (FIFA)
JawaPos.com - Timnas Kolombia memastikan tempat di babak gugur Piala Dunia 2026 setelah keluar sebagai juara Grup K. Hasil tersebut menjadi bukti konsistensi Los Cafeteros sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan di turnamen ini.
Namun di balik keberhasilan timnas Kolombia tersebut, ada satu nama yang justru menjadi sorotan karena minim kesempatan bermain, yakni Richard Rios. Gelandang berusia 26 tahun itu datang ke Piala Dunia dengan ekspektasi tinggi. Namanya mulai mencuri perhatian saat tampil impresif di Copa America 2024.
Meski gagal membawa timnas Kolombia menjadi juara usai kalah tipis 0-1 dari Argentina di partai final, performa Richard Rios sepanjang turnamen menuai banyak pujian. Dia dikenal sebagai gelandang bertahan dengan determinasi tinggi, kuat dalam duel fisik, agresif saat melakukan pressing, serta memiliki kemampuan membaca permainan melalui tekel dan intersep yang efektif.
Baca Juga:The Guardian Kritik Format Baru ACL Elite, Dinilai Masih Sisakan Ketimpangan Kompetisi Klub Asia
Penampilan tersebut membuat nilainya melonjak dan menarik perhatian sejumlah klub Eropa. Setelah sempat dikaitkan dengan AS Roma, Rios akhirnya melanjutkan karier di Benfica usai meninggalkan Palmeiras.
Kepindahan itu terbukti menjadi langkah yang tepat karena dia langsung mendapat kepercayaan sebagai salah satu pemain penting di lini tengah klub Portugal tersebut. Sepanjang musim 2025/2026, Rios tampil dalam 40 pertandingan bersama Benfica dengan catatan delapan gol dan enam assist.
Statistik itu cukup impresif untuk seorang gelandang bertahan dan membuat banyak pihak memperkirakan dirinya bakal menjadi pilihan utama Kolombia di Piala Dunia 2026. Namun kenyataannya justru berbeda. Hingga fase grup berakhir, Richard Rios belum sekalipun dipercaya tampil sebagai starter.
Baca Juga:Victor Dethan Resmi Gabung Persija, Siap Bekerja Keras dan Antar Macan Kemayoran Kembali Juara
Dia hanya mencatatkan total 53 menit bermain dari tiga pertandingan yang dijalani Kolombia.
Situasi ini tentu memunculkan tanda tanya besar. Sulit mengabaikan fakta bahwa pemain yang tampil konsisten di level klub justru kesulitan mendapatkan tempat di tim nasional. Belum diketahui secara pasti alasan di balik keputusan tersebut.
Kemungkinan terbesar adalah pertimbangan taktik dari tim pelatih yang memilih komposisi lini tengah berbeda sesuai kebutuhan pertandingan. Di sisi lain, tidak menutup kemungkinan Rios memang belum mampu menunjukkan performa terbaiknya selama sesi latihan atau kalah bersaing dengan pemain lain yang dianggap lebih sesuai.
Meski begitu, perjalanan Kolombia di Piala Dunia 2026 masih berlanjut. Babak gugur bisa menjadi kesempatan bagi Richard Rios untuk membalikkan keadaan. Jika mendapat kepercayaan bermain dan mampu menjawabnya dengan penampilan terbaik, bukan tidak mungkin ia kembali menjadi sosok penting bagi Los Cafeteros di sisa turnamen.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
