
Kapten timnas Portugal Cristiano Ronaldo. (Instagram @portugal)
JawaPos.com - Timnas Portugal memulai langkah di fase gugur Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Kroasia pada babak 32 besar. Laga yang berlangsung Jumat (3/7) dini hari WIB ini diprediksi menghadirkan persaingan sengit mengingat kedua tim sama-sama memiliki pengalaman panjang di turnamen besar.
Pertemuan timnas Portugal dan Kroasia di piala dunia juga menghadirkan duel dua pemain senior yang masih menjadi andalan tim masing-masing. Cristiano Ronaldo diperkirakan kembali memimpin lini depan Portugal, sementara Luka Modric tetap menjadi motor permainan Kroasia di lini tengah.
Timnas Portugal melaju ke fase gugur dengan status runner-up Grup K. Tim asuhan Roberto Martinez mengumpulkan satu kemenangan dan dua hasil imbang selama fase grup.
Meski belum tampil terlalu meyakinkan, Selecao das Quinas tetap menunjukkan kualitas sebagai salah satu tim yang layak diperhitungkan. Kemenangan terbesar Portugal hadir saat membungkam Uzbekistan dengan skor 5-0.
Pada pertandingan tersebut, Cristiano Ronaldo tampil tajam dengan mencetak dua gol. Penampilan itu menjadi modal penting bagi sang kapten menjelang duel melawan Kroasia.
Di sisi lain, Kroasia datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah berhasil bangkit dari kekalahan pada laga pembuka. Tim besutan Zlatko Dalic kemudian meraih dua kemenangan beruntun atas Panama dan Ghana untuk memastikan satu tempat di babak 32 besar.
Performa tersebut menunjukkan Kroasia mulai menemukan ritme permainan terbaiknya. Kombinasi pemain senior dan generasi muda membuat finalis Piala Dunia 2018 itu tetap menjadi lawan yang tidak mudah ditaklukkan.
Jelang pertandingan, timnas Portugal dikabarkan tak memiliki masalah berarti dari sisi kebugaran pemain. Roberto Martinez diperkirakan hanya melakukan sedikit perubahan dibandingkan susunan pemain saat menghadapi Kolombia pada laga terakhir fase grup.
Joao Neves berpeluang tampil sejak menit pertama menggantikan Ruben Neves di lini tengah. Gelandang muda tersebut dinilai mampu memberikan energi baru sekaligus menjaga keseimbangan permainan Portugal.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
