
Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini berharap Aksi Reuni 212 berjalan tertib dan lancar.
JawaPos.com - Antusiasme massa umat Islam yang akan mengikuti acara bertajuk Reuni 212 di lapangan Monas, tampak sangat besar. Acara yang akan diisi dengan doa dzikir dan ceramah itu juga diapresiasi oleh Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jazuli Juwaini.
Menurut Anggota Komisi I ini, keikutsertaan massa umat Islam dalam acara tersebut adalah hak setiap warga negara dalam demokrasi untuk berkumpul dan mengemukakan pendapat di muka umum.
Apalagi, lanjut Jazuli, acara itu dikemas secara positif dengan doa dan dzikir bersama dan sama sekali tidak dimaksudkan untuk menggangu ketertiban umum dan jauh dari kesan unjuk rasa.
Sebab, kata Jajuli, kebebasan mengemukakan pendapat di muka umum dijamin oleh konstitusi Pasal 28E Ayat (3) dan merupakan bagian dari hak asasi manusia.
“Semua pihak sebaiknya melihat dengan kaca mata positif dan konstruktif acara Reuni 212 sebagai aktualisasi semangat ukhuwah dan silaturahim kebangsaan di kalangan umat Islam," ujar Jazuli, dalam keterangan tertulis, Jumat (1/12).
Sebagai bagian dari umat dan bangsa Indonesia, Jazuli berharap energi umat yang dahsyat ini diarahkan untuk kemaslahatan dan kebaikan bangsa Indonesia.
Untuk itu, Jazuli yang juga dikenal sebagai mubaligh asal Banten ini ingin menitip empat pesan untuk penyelenggara dan massa Reuni 212.
Pertama, selalu hadirkan semangat visi dakwah Islam yang rahmatan lil alamin dan terbarkan kedamaian bagi bangsa Indonesia yang kita cintai bersama. Kedua, kokohkan kesadaran dan tanggung jawab untuk menjaga NKRI milik kita semua. Sebab, tanggung jawab itu muncul dari kesadaran sejarah dan kehendak untuk memajukan Indonesia.
Pesan ketiga yakni tingkatkan kecerdasan literasi umat dalam persoalan-persoalan kebangsaan. Tujuannya agar jangan mudah termakan hasutan dan hoax yang memecah belah persatuan bangsa.
Keempat, lanjut Jazuli, umat harus bersama-sama meningkatkan pemberdayaan ekonomi, sehingga umat ini semakin mandiri dan menjadi bagian solusi dari permasalahan bangsa secara keseluruhan.
"Terakhir, lakukan Reuni 212 secara tertib dan damai. Tunjukkan wajah umat dan bangsa Indonesia yang teduh sebagaimana aksi-aksi selama ini. Tetap waspada upaya provokasi dari provokator yang berniat mengadu domba sesama anak bangsa," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Kuching City vs Tampines di ASEAN Club Championship: The Cats Unggul Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Didik J Rachbini: Putusan MK Ungkap Kebohongan Gibran dan Jokowi
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Meksiko vs Cile: El Tri Bakal Bangkit, La Roja Akhiri Tren Buruk
Gibran Terbukti Tak Punya Ijazah SMA, tapi MK Tidak Berwenang Diskualifikasi dari Wapres

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022