
Pendiri Lion Air Rusdi Kirana (tengah) saat meninjau posko pertolongan untuk korban Lion Air JT 610 (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Bos Lion Air dan juga Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Rusdi Kirana dikabarkan mendaftarkan diri sebagai calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) 2019-2024. Namun, ternyata Rusdi Kirana mencabut kembali keputusannya. Karena, dia ingin fokus menjadi Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Malaysia.
Saat dikonfirmasi, Anggota Komisi IX DPR, Johnny G Plate membenarkan Rusdi Kirana menjadi calon anggota BPK. Namun hanya saja karena satu alasan Rusdi Kirana mengurungkan niatnya menjadi Anggota BPK. "Jadi belum mencalonkan. Akhirnya dia mencabut kembali (pencalonan menjadi anggota BPK)," ujar Johhny kepada wartawan, Jumat (5/7).
Sekretaris Jenderal Partai Nasdem itu mengatakan, alasan Rusdi Kirana mengurungkan niatnya mendaftar menjadi anggota BPK karena masih ingin berkonsentrasi kepada jabatannya sebagai Dubes Indonesia untuk Malaysia. "Jadi beliau masih ingin konsentras sebagai duta besar di Malaysia. Masih memilih menyelesaikan tugasnya sebagai duta besar dulu," katanya.
Selain itu, Anggota Komisi XI DPR, Hendrawan Supratikno mengatakan selain Rusdi Kirana, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Ferry Juliantono juga mengundurkan diri dari seleksi anggota BPK. "Mengundurkan diri. Jadi hanya ada 62 nama saja dari 64 orang. Karena dua orang mundur," kata Hendrawan.
Sementara Hendrawan juga tidak mempermasalahkan adanya politikus yang menadftar sebagai anggot BPK. Dia meyakini politikus bisa tetap profesional dalam mengemban jabatannya. "Kan ada orang yang latar belakangnya cukup memadai. Jangan anggap remeh. Mereka pintar-pintar," pungkasnya.
Adapun banyak politikus yang mendaftar sebagai calon anggota BPK. Rata-rata mereka yang gagal menjadi caleg DPR RI periode 2019-2024 ini
Berikut ini daftar nama politikus yang mendaftar sebagai anggota BPK periode 2019-2024. Presiden PKS Sohibul Iman, Daniel Lumban Tobing (PDIP), Pius Rustrilanang (Gerindra), Akhmad Mukowam (PPP), Ahmadi Noor Supit (Golkar), Tjatur Sapto Eddy (PAN), Haryo Budi Wibowo (PKB), Haerul Saleh (Gerindra), Wilgo Zainar (Gerindra), dan Nurhayati Ali Assegaf (Demokrat).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Tak Hanya Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah
Prediksi Skor Estudiantes vs Flamengo: Panas Menuju Final Copa Libertadores
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante: Granotes Paksa Tuan Rumah Berbagi Poin
Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs Arema FC: Singo Edan Kembali ke Jalur Kemenangan
Prediksi Skor Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga: Lini Pertahanan Rapuh Jadi Ancaman Tuan Rumah
KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules Berkaitan Kasus Suap HGB Summarecon
Prediksi Skor Le Mans vs Toulouse: Duel Seru Tim Papan Bawah Demi Lolos Zona Degradasi
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022