
Ilustrasi
JawaPos.com--Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw, mengaku belum bisa memastikan identitas KKB (kelompok kriminal bersenjata) yang diduga telah menyandera dua WNI di wilayah Papua Nugini.
Namun, informasi yang diperoleh kepolisian menyebutkan bahwa pelaku penyanderaan ini diduga dari kelompok Jefri Pagawak.
Dari catatan polisi, kata Waterpauw, KKB pimpinan Jefri Pagawak ini adalah kelompok kriminal yang dulu melakukan beberapa tindak kejahatan di Jayapura dan Timika. Sebelumnya diberitakan, kedua WNI yang disandera yakni Sudirman (28) dan Bandar (30).
Kasus hilangnya kedua WNI ini merupakan rangkaian dari aksi penembakan terhadap seorang operator chain saw bernama Kuba (32) di Kampung Skopro, Rabu (9/9) lalu. Berdasarkan keterangan saksi korban, pelaku penembakan diduga berjumlah empat orang.
Mereka saat itu membawa tiga senjata laras panjang dan sebuah jubi atau panah. Sudirman dan Bandar adalah rekan Kuba. Keduanya warga Doyo Baru, Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura.(Baca:Kasus Penyanderaan 2 WNI di PNG, Polda Utus 3 Tokoh)
Waktu penembakan terjadi, Sudirman dan Bandar melarikan diri. Namun, belakangan mereka hilang dan dikabarkan telah disandera oleh KKB di wilayah Papua Nugini.(jo/nat/jpg)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
