
Perangkat Samsung Galaxy A57 5G. (Rian Alfianto/JawaPos.com)
JawaPos.com - Samsung Electronics Indonesia kembali meramaikan pasar smartphone kelas menengah lewat Galaxy A57 5G. Smartphone tersebut diluncurkan pekan lalu dengan banderol harga mulai Rp 7 jutaan.
Secara spesifikasi di atas kertas, perangkat ini memang terlihat sebagai 'penyempurnaan' dari generasi sebelumnya. Namun bagaimana saat dicoba dalam penggunaan harian?
JawaPos.com menjadi salah satu yang mencoba smartphone ini di fase awal peluncuran secara lengkap dan detail. Selama beberapa hari menggunakan smartphone Samsung Galaxy A57 5G, berikut ulasan selengkapnya:
Hal pertama yang paling mencolok saat menggenggam Galaxy A57 5G adalah bodinya yang lebih ramping. Dengan ketebalan 6,9 mm dan bobot 179 gram, perangkat ini terasa ringan dan nyaman, bahkan untuk penggunaan lama seperti scrolling media sosial atau editing konten.
Bahkan ketika dibandingkan ketebalannya dengan pendahulunya yakni Samsung Galaxy A56 5G, iterasi terbaru ini terlihat lebih singset. Lebih tipis.
Finishing bodinya juga terasa lebih solid dengan tampilan yang kini cenderung minimalis. Meski bukan perubahan revolusioner, pendekatan desain ini membuat ponsel terasa lebih 'premium' dibanding tipikal kelas menengah.
Apalagi ada aksen tambahan pada area frame kamera yang kini terlihat diberikan sentuhan baru. Hal tersebut membuat smartphone ini semakin terasa kesan mahalnya.
Samsung tampaknya masih mempertahankan kekuatannya di sektor layar. Panel Super AMOLED+ 6,7 inci dengan refresh rate 120Hz memberikan pengalaman visual yang halus dan tajam.
Saat digunakan di luar ruangan, visibilitas layar tetap cukup baik berkat Vision Booster. Untuk aktivitas seperti menonton video, browsing, atau editing ringan, kualitas layar ini masih menjadi salah satu yang terbaik di kelasnya.
Pengalaman menggunakan smartphone dengan layar Super AMOLED tidak pernah ada koreksi dan perdebatan. Jenis panel layar tersebut merupakan salah satu yang terbaik bikinan Samsung dan konsisten dipasangkan di banyak perangkat mereka.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
