Lionel Messi meliuk-liuk melewati tiga hingga empat pemain Australia saat uji coba timnas Argentina kontra Australia di Tiongkok, Kamis (15/6).
JawaPos.com – Bergabung dengan tim MLS cenderung menandakan bahwa pemain elite sudah melewati masa terbaiknya, tetapi mungkin tidak demikian halnya dengan Lionel Messi.
Dua tahun setelah bergabung dengan Paris Saint-Germain, setelah menghabiskan 17 tahun di Barcelona, Messi akan bergabung dengan klub Amerika Inter Miami selama musim panas.
Tugas dua tahun Messi di Paris adalah pernikahan yang tidak bahagia, pernikahan yang tampaknya tidak akan pernah diperpanjang setelah kontraknya berakhir.
Terlepas dari upaya Barcelona dan klub Arab Saudi Al-Hilal untuk mengontrak Messi, pemenang Ballon d'Or tujuh kali itu memilih untuk menerima tantangan di tim terburuk MLS.
Tidak ada kekurangan pesepakbola legendaris yang telah pindah melintasi Atlantik untuk mengambil satu gaji terakhir di liga berkualitas rendah.
David Beckham adalah trendsetter era modern, dan diikuti oleh orang-orang seperti Frank Lampard, Steven Gerrard, dan Andrea Pirlo.
Semuanya memiliki pengaruh kecil di liga, pikiran dan tubuh mereka sudah dalam mode pensiun.
Tetapi, seperti yang ditunjukkan oleh penampilan menakjubkan terakhirnya untuk Argentina, itu mungkin tidak terjadi pada Messi.
Memenangkan Piala Dunia 2022 di Qatar akan menjadi perjalanan yang sempurna menuju momen matahari terbenam bagi Messi di tingkat internasional, tetapi sebaliknya, dia memutuskan untuk terus mewakili negaranya.
Pada Kamis (15/6) Messi menjadi kapten Argentina dalam pertandingan persahabatan melawan Australia di Tiongkok. Dan, La Pulga tampil memukau.
Hanya butuh dua menit bagi pemain berusia 35 tahun itu untuk menyisihkan bek dan melepaskan tendangan indah ke sudut atas gawang, tetapi itu adalah momen lain yang menarik perhatian di Twitter.
Pada tahap penutupan dengan timnya unggul 2-0, Messi mulai mempermainkan lawan-lawannya.
Menerima bola di bawah tekanan di sekitar bagian tengah lapangan, Messi mengabaikan percobaan tarik baju pemain Australia sebelum melakukan slalom melewati bukan hanya satu, bukan dua, tetapi tiga orang pemain Australia yang tak berdaya.
Di Twitter, para penggemar tidak percaya bahwa seorang pemain dengan jumlah talenta yang tersisa di kaki kirinya telah memutuskan untuk pergi dan bergabung dengan salah satu tim terlemah di MLS.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
