Pesepak bola Timnas Indonesia Marselino Ferdinan (tengah) membobol gawang kiper Timnas Arab Saudi Ahmed Alkassar (kanan) untuk kedua kalinya pada pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno,
JawaPos.com - Pemain timnas Indonesia Ivar Jenner mengatakan permainan “kotor” yang diterapkan Arab Saudi adalah hal yang bisa terjadi dalam sepak bola.
Pada pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa malam tadi, Saudi banyak menggunakan taktik kotor, seperti pemain mudah terjatuh untuk mendapatkan keuntungan pelanggaran dan membuang-buang waktu.
“Anda tahu, beberapa hal, seperti membuang-buang waktu, hal-hal semacam itu, kartu kuning, kartu merah, bisa saja terjadi,” kata Ivar kepada wartawan setelah laga melawan Saudi di Jakarta pada Selasa.
Dalam laga yang berakhir 2-0 untuk Indonesia itu, permainan kotor Saudi berhasil memancing perhatian wasit asal Uzbeskitan, Rustam Rutfullin, yang memimpin pertandingan itu.
Baca Juga: Pep Guardiola Dikabarkan Sepakati Kontrak Baru di Manchester City
Rutfullin banyak diteriaki 'mafia' oleh penonton di stadion karena dinilai berat sebelah dan condong menguntungkan tim tamu.
Dalam pertandingan itu, taktik Saudi membuat Indonesia melakukan 15 pelanggaran, lima di antaranya berbuah kartu kuning, dan satu di antaranya kartu merah untuk Justin Hubner pada menit ke-89.
Dari lima kartu kuning itu, Ivar adalah salah satu pemain yang mendapatkannya. Pemain Jong FC Utrecht itu mendapatkan kartu kuning pada menit ke-89 karena memprotes keras wasit Rutfullin.
Meski dengan sadar dia memrotes wasit terlalu keras, Ivar mengakui tindakannya itu adalah hal bodoh.
“Itu sedikit bodoh, saya pikir. Sebenarnya itu bukan pelanggaran tapi saya cukup agresif kepada wasit, jadi saya terkena kartu,” jelas pemain berusia 20 tahun itu.
Baca Juga: Denny Cagur Senggol Lionel Messi Via DM: Kapan Mampir ke Indonesia? Biar Kita Ajarin Cara Ngalahin Arab Saudi
Ivar mengaku sangat senang bisa bermain penuh untuk mengantarkan Garuda mencatat kemenangan pertamanya dalam putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Kemenangan ini membuat Indonesia naik dari posisi buncit ke posisi ketiga klasemen Grup C dengan enam poin dari enam pertandingan.
Mengomentari empat laga tersisa melawan Bahrain dan China di kandang serta Australia dan Jepang di kandang lawan, gelandang itu menilai timnya harus meraih setidaknya tiga kemenangan untuk menyegel tiket Piala Dunia 2026.
“Kemenangan yang sangat bagus, saya senang juga bisa bermain lagi. Sayang saya terkena skors saat melawan Jepang, jadi sangat senang bisa kembali sekarang, kami harus terus maju di empat atau lima laga selanjutnya. Saya pikir kami harus memenangkan tiga diantaranya, lalu kami bisa pergi ke Piala Dunia,” tutup dia.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
