Pemain Manchester United, Diogo Dalot. (Istimewa)
JawaPos.com - Bek sayap Manchester United, Diogo Dalot, masih percaya bahwa asa untuk jadi juara itu masih ada. Terakhir kali Manchester United menjuarai Premier League terjadi pada musim 2012-13, ketika masih ditangani oleh Sir Alex Ferguson.
Saat itu juga Manchester United kehilangan aura magisnya untuk bisa sekedar jadi pesaing juara di musim-musim berikutnya. Musim ini pun Setan Merah terjerembab di peringkat ke-13 dan entah kapan lagi Man. United bisa kembali gahar seperti dua dekade silam.
Dilansir dari keterangan Fabrizio Romano, Diogo Dalot meyakini bahwa tim ini sedang menuju perubahan total untuk menjadi tim hebat. Pemain timnas Portugal itu menyebut bahwa faktor sang pelatih, Ruben Amorim, tim ini memiliki arah menuju kebangkitan di musim depan. Dalot pun sesumbar bahwa tim ini bisa kembali jadi juara di Premier League.
"Saya cukup percaya diri untuk mengatakan bahwa kami bisa kembali ke jalur persaingan Premier League. Kami mempunyai Ruben (Amorim) dan saya cukup realistis untuk itu. Tetapi, sekali lagi kami butuh waktu sehingga kami bisa kembali bangkit." ungkap pemain berusia 25 tahun itu.
Diogo Dalot sendiri bisa dibilang adalah nama yang cukup senior bersama Manchester United. Datang dari FC Porto pada tahun 2018, dirinya diharapkan jadi bek sayap fantastis di bawah era kepelatihan Louis van Gaal pada saat itu. Sempat menjalani masa peminjaman ke AC Milan pada tahun 2020, dirinya sudah berkontribusi untuk Setan Merah di bawah banyak pelatih yang datang dan pergi. Bersama Ruben Amorim, namanya cukup sering menghiasi sebelas pertama di pertandingan penting The Red Devils.
Diogo Dalot juga sudah mencatat 194 kali pertandingan bersama The Red Devils. Sumbangan kontribusinya yaitu 7 gol dan 12 asis sepanjang masa baktinya di Old Trafford. Namanya sempat beberapa kali mendapat kritikan lantaran blunder atau permainannya yang tidak menunjukkan perkembangan. Tetapi Diogo Dalot percaya bahwa dirinya sudah memberikan yang ia mampu untuk kemenangan bagi MU.
"Orang-orang terkadang tidak menyukai gaya permainan saya. Saya pun bisa mengerti tetapi saya kira saya sudah memberikan segalanya untuk klub. Saya mengupayakan yang terbaik di setiap pertandingan dan saya bisa merasakan sendiri apa yang terjadi di lapangan dan bagaimana perjuangan kami semua" tutup Dalot.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
