Logo JawaPos
Author avatar - Image
16 Oktober 2025, 15.24 WIB

Cristhian Mosquera Sebut Gaya Main Max Dowman Mirip dengan Lamine Yamal

Max Dowman, wonderkid The Gunners yang disamakan dengan Lamine Yamal. (Dok Arsenal FC) - Image

Max Dowman, wonderkid The Gunners yang disamakan dengan Lamine Yamal. (Dok Arsenal FC)

JawaPos.com – Cristhian Mosquera, rekrutan anyar Arsenal di musim panas ini, mengungkapkan kekagumannya terhadap bakat rekan setimnya, Max Dowman. Ia bahkan membandingkan pemain muda berusia 15 tahun itu dengan bintang Barcelona, Lamine Yamal.

Max Dowman, yang merupakan prospek cerah bagi Arsenal, baru-baru ini mencuri perhatian para penggemar The Gunners. Ia mendapatkan kesempatan untuk berlatih bersama tim senior di bawah arahan Mikel Arteta, meskipun masih berusia muda.

Perbandingan dengan Yamal tidaklah sembarangan. Keduanya memiliki prestasi yang cukup mengesankan di usia yang sangat muda. Yamal, yang juga debut di usia 15 tahun pada tahun 2023, telah menunjukkan kemampuannya sebagai salah satu pemain muda terbaik dunia dengan meraih Kopa Trophy dua kali berturut-turut pada ajang Ballon d'Or 2025.

Kedua pemain muda ini memiliki kemampuan yang seimbang dengan kaki kiri dan kanan yang sama baiknya. Mosquera, yang pernah menghadapi Yamal dalam empat pertandingan saat bermain di Valencia, merasa ada kesamaan yang mencolok antara keduanya.

"Saya tidak bermaksud membandingkan, tapi gaya dan cara bermainnya (Dowman) seperti Lamine Yamal. Gerakannya mirip Lamine," ucap Mosquera saat berbicara kepada The Athletic.

Dowman menjadi topik hangat di kalangan penggemar Arsenal menjelang akhir musim lalu, terutama saat banyak pemain depan yang mengalami cedera. Sebagai seorang pelajar kelas 11, ia pada saat itu belum dapat terdaftar secara resmi dengan tim senior.

Namun, saat ini, Dowman telah menunjukkan performa yang luar biasa dalam perkenalan awalnya dengan sepak bola senior The Gunners. Mosquera pertama kali melihat bakatnya saat tim melakukan tur pramusim musim panas ini.

"Saya tidak mengincarnya, dan ketika saya tiba di Singapura, dia sudah berlatih dan bermain bersama. Ketika mereka memberi tahu saya bahwa dia berusia 15 tahun, saya tidak percaya. Dia benar-benar pemain yang luar biasa, dan saya pikir dia akan menjadi pemain kelas dunia," tambah bek muda tersebut.

Selain Dowman, Mosquera juga mengakui bahwa ada banyak talenta muda lainnya di akademi Hale End yang menarik perhatiannya. Ia menyebutkan pemain-pemain seperti Myles Lewis-Skelly dan Ethan Nwaneri, yang berusia 17 dan 18 tahun, yang bermain dengan kematangan seolah-olah mereka telah berkarir selama bertahun-tahun.

"Kalian melihat anak-anak berusia 17 dan 18 tahun seperti Myles atau Ethan bermain seperti anak berusia 30 tahun, seolah mereka sudah bermain sepak bola seumur hidup. Luar biasa," tutup Mosquera.

Editor: Banu Adikara
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore