
Pelatih Manchester City Pep Guardiola. (Fredrik Varfjell/NTB Scanpix via AP)
JawaPos.com - Pep Guardiola kembali menjadi sorotan, kali ini bukan karena strategi Manchester City di lapangan, melainkan pernyataannya terkait isu kemanusiaan global.
Sejumlah pemimpin komunitas Yahudi di Inggris menilai manajer asal Spanyol tersebut terlalu jauh membawa pandangan pribadinya ke ranah urusan internasional.
Dewan Perwakilan Yahudi Greater Manchester & Region secara terbuka menyampaikan keberatan mereka terhadap komentar Guardiola.
Dalam pernyataan resminya, organisasi itu meminta sang pelatih agar lebih berhati-hati dalam memilih kata, terutama di tengah meningkatnya kasus anti-Semitisme di berbagai negara.
Polemik ini mencuat setelah Guardiola menyatakan keinginannya menggunakan posisinya sebagai figur publik untuk “bersuara”, sekaligus mengungkapkan rasa empati terhadap korban konflik global.
Ia juga sempat menyampaikan pidato dukungan kepada anak-anak Palestina dalam sebuah acara amal yang digelar di Barcelona, kota kelahirannya, pekan lalu.
Menurut perwakilan komunitas Yahudi tersebut, niat kemanusiaan Guardiola mungkin berangkat dari kepedulian.
Namun, mereka menilai pernyataan itu seharusnya disampaikan dengan lebih bijak, mengingat sensitivitas isu dan dampaknya terhadap kelompok tertentu.
Mereka bahkan menyarankan Guardiola untuk kembali fokus pada perannya sebagai manajer sepak bola.
“Pep Guardiola adalah pelatih sepak bola. Meski refleksi kemanusiaannya bisa dimaknai sebagai niat baik, ia seharusnya tetap berada di ranah olahraga,” bunyi pernyataan yang diunggah melalui media sosial X dikutip dari bbc.com.
Mereka juga menilai Manchester City dirugikan karena sang manajer kerap keluar dari konteks sepak bola dan masuk ke pembahasan politik serta konflik internasional.
Dalam pernyataan itu, organisasi tersebut turut menyinggung serangan terhadap Sinagoga Heaton Park pada Oktober lalu yang menewaskan dua orang.
Mereka menyayangkan tidak adanya pernyataan solidaritas dari Guardiola terhadap komunitas Yahudi yang menjadi korban serangan teroris di wilayah yang berdekatan dengan Stadion Etihad.
Sementara itu, Manchester City memilih tidak memberikan komentar terkait polemik yang melibatkan pelatihnya tersebut.
Sebelumnya, dalam sebuah konferensi pers, Guardiola berbicara mengenai ribuan warga sipil yang tewas dan terluka akibat konflik di berbagai belahan dunia.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
