Omar Marmoush meluapkan kegembiraannya setelah mencetak dua gol yang membawa Manchester City lolos ke final Carabao Cup. Ia menyoroti mentalitas tim dan ambisi meraih trofi.
JawaPos.com – Manchester City dan Arsenal akan terlibat dalam duel krusial di sisa musim ini. Bukan hanya dalam persaingan juara Premier League, Arsenal memimpin 6 poin (53-47) atas City setelah 24 matchweek, melainkan juga di Piala Liga. The Cityzens –julukan City– menantang Arsenal dalam final ajang bernama lain Carabao Cup atau EFL Cup tersebut di Stadion Wembley, London, pada 22 Maret nanti.
City mewujudkan dwilogi melawan Arsenal setelah melaju ke final Piala Liga kemarin (5/2). Dalam second leg semifinal di kandang sendiri; Stadion Etihad, Manchester; City mengalahkan Newcastle United 3-1. Bernardo Silva dkk pun unggul agregat gol 5-1.
Duel pada Matchweek 33
Selain pertemuan dalam final Piala Liga (22/3), City dan Arsenal masih bertemu dalam Premier League. Tepatnya pada matchweek 33 di Stadion Etihad pada 18 April mendatang. Dengan sembilan matchweek menuju duel di Etihad, City masih berpotensi mendekatkan gap sebelum menuntaskan persaingan di lima matchweek pemungkas.
’’Kami sudah menunjukkan mentalitas dan gairah kami. Tentu saja kami gembira bisa mencapai final dan kami ingin memenanginya,’’ sebut striker City Omar Marmoush seperti dilansir Goal. ’’Aku harap kami mampu memenangi semuanya (duel lawan Arsenal, Red),’’ tambah Marmoush yang kemarin menyumbang dua gol tersebut.
Nego Regulasi demi Guehi
Tidak ada nama Marc Guehi dalam skuad City kemarin. Bek tengah timnas Inggris yang baru diboyong dari Crystal Palace itu terkendala aturan untuk pemain yang membela klub berbeda di fase knockout. Artinya, dalam final melawan Arsenal, Guehi tetap tidak bisa dimainkan.
Namun demikian, tactician City Pep Guardiola berharap bisa memasang Guehi.
Sebagai perbandingan, City bisa memainkan wide attacker Antoine Semenyo karena dia membela AFC Bournemouth saat masih putaran kedua Piala Liga.
’’Kami masih berharap dapat untuk kami bisa memainkan Marc (Guehi) di final Piala Liga. Aku tidak mengerti kenapa dia tidak bisa bermain di final,’’ keluh Pep seperti dilansir dari BBC.
Haaland untuk Anfield
Dalam laga kemarin, hanya 19 menit bomber City Erling Haaland bermain. Haaland baru masuk menggantikan Semenyo pada menit ke-71. Terkait hal itu, Pep
disebut sengaja menyimpan peraih dua kali Golden Boot Premier League itu untuk big match kontra Liverpool FC di Anfield pada Minggu (8/2) malam.
Pep sekaligus membela Haaland yang dikritik karena hanya mengemas dua gol dalam 12 penampilan terakhirnya.
”Jadwal pertandingan sangat padat, hampir setiap tiga hari ada laga. Waktu pemulihan lebih sedikit, ditambah perjalanan dan kondisi yang berat, menghadapi bek-bek tengah yang tangguh. Itu tidak mudah, tetapi dia akan kembali,” beber Pep seperti dilansir dari Manchester Evening News.
Baca Juga: Real Madrid Kembali Latihan Intens, 'Masker Pintus' Jadi Andalan untuk Tingkatkan Kebugaran!
FINAL MELIBATKAN BIG SIX DI PIALA LIGA (Selama Era Premier League)
2026
Arsenal vs Manchester City (22/3) ?

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
