
Pelatih Liverpool Arne Slot. (Dok Liverpool FC)
JawaPos.com - Liverpool harus pulang dengan tangan hampa dari markas Galatasaray setelah kalah tipis 1-0 pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Gol tunggal Mario Lemina melalui sundulan di awal pertandingan menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung di Rams Park.
Melansir Liverpool Echo, bagi pelatih Liverpool, Arne Slot, kekalahan ini menjadi pelajaran penting bagi timnya, terutama soal efektivitas dalam memanfaatkan peluang.
The Reds sebenarnya tampil cukup dominan dan menciptakan sejumlah kesempatan, tetapi gagal mengonversinya menjadi gol.
Slot bahkan merasa timnya memulai pertandingan dengan sangat baik, bahkan lebih baik dibanding pertemuan mereka sebelumnya beberapa bulan lalu.
"Kami memulai pertandingan dengan sangat baik, bahkan lebih baik daripada tiga bulan lalu. Kami memiliki tiga atau empat momen hebat, momen terbesar adalah ketika Florian mendapatkan peluang mencetak gol yang hampir terbuka tetapi dia tidak bisa menyelesaikannya."
Liverpool memang mendapatkan beberapa peluang emas sepanjang pertandingan. Florian Wirtz memiliki kesempatan besar di awal laga, sementara Alexis Mac Allister dan Hugo Ekitike juga mendapatkan peluang cukup baik di babak kedua. Sayangnya, semuanya berakhir tanpa gol.
Sementara itu, Galatasaray justru mampu memaksimalkan kesempatan pertama mereka dengan sangat efektif.
“Kami tidak mampu mencetak gol dan seperti sebelumnya, serangan pertama mereka berujung pada tendangan sudut dan kita harus memberikan pujian atas cara mereka bermain ketika mendapat kesempatan, seolah-olah itu adalah kesempatan terakhir dalam hidup mereka.
“Ini jelas sesuatu yang bisa kita pelajari. Terkadang kita mendapatkan peluang dan sepertinya kita berpikir akan mendapatkan 10 peluang lagi. Ini sudah merupakan tempat yang sulit untuk didatangi, tetapi ketika Anda tertinggal 1-0, itu membuatnya semakin sulit.”
Slot juga tidak menutup-nutupi bahwa tanggung jawab atas hasil ini berada di pundaknya sebagai pelatih.
“Saya tidak akan mengatakan ini adalah rasa frustrasi, tetapi ini adalah situasi yang kami hadapi dan saya bertanggung jawab atasnya, dan kami telah menghadapinya hampir sepanjang musim.
“Kami menciptakan cukup peluang untuk mencetak gol. Kami mencetak satu gol dan gol tersebut dibatalkan oleh VAR.”
Selain peluang yang terbuang, Liverpool juga sempat merasa memiliki harapan ketika Ibrahima Konate mencetak gol penyeimbang. Namun, gol tersebut akhirnya dianulir karena dianggap terjadi handball dalam prosesnya.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
