
Aksi Ryan Gravenberch saat Liverpool kalah dari Galatasaray. (Dok. Liverpool)
JawaPos.com - Ryan Gravenberch memastikan Liverpool akan membalikkan keadaan setelah kalah dari Galatasaray di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Laga yang berakhir dengan skor 0-1 tersebut dimainkan di RAMS Park, Rabu (11/3).
Menghadapi Galatasaray diakui Ryan Gravenberch sebagai pertandingan yang sulit. Namun, dia bertekad akan membawa Liverpool membalikkan keadaan saat bermain di Anfield.
"Tentu saja. Jika Anda datang ke sini, Anda tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit dan jika Anda bermain seperti ini, itu tidak cukup. Tetapi kami tahu ini baru pertandingan pertama, kami memiliki pertandingan kedua di Anfield dan kami harus membalikkan keadaan di sana," ucap Ryan Gravenberch setelah pertandingan yang dikutip dari laman resmi Liverpool, Rabu (11/3).
Keberuntungan menjadi salah satu hal yang sulit didapatkan Liverpool pada laga melawan Galatasaray. Padahal, di menit-menit awal Liverpool punya beberapa peluang yang bisa menjadi gol.
"Terkadang kami juga merasakan di lapangan bahwa keberuntungan tidak berpihak kepada kami. Terutama di lima atau sepuluh menit pertama, saya pikir jika kami mencetak satu atau dua gol, maka pertandingan akan berbeda. Tapi pada akhirnya, kami tidak bermain bagus dan kami tahu itu. Minggu depan harus jauh lebih baik," ujar Gravenberch.
Gelandang Timnas Belanda tersebut ingin Liverpool mencetak gol terlebih dahulu jika menghadapi Galatasaray di kandangnya sendiri. Gravenberch juga berharap agar Liverpool bisa mencetak gol saat bermain di depan pendukungnya sendiri.
"Jika Anda tidak mencetak gol melawan mereka dan Anda kebobolan terlebih dahulu, dengan atmosfer dan dukungan para penggemar seperti ini, akan sulit di sini. Mudah-mudahan minggu depan, kami bermain di stadion kandang kami dan dengan dukungan para penggemar di kandang, kami yakin dapat membalikkan keadaan," beber Gravenberch.
Leg kedua akan dimainkan pada 19 Maret. Untuk laga tersebut, Ryan Gravenberch meyakini bahwa Liverpool bisa membalikkan keadaan dengan modal para pemain yang berkualitas.
"Minggu depan kami akan bermain melawan para penggemar kami sendiri, kami bermain di Anfield, kami bermain di kandang sendiri dan kami yakin kami bisa membalikkan keadaan. Kami memiliki tim yang bagus, kami memiliki pemain-pemain yang bagus tetapi kami perlu bekerja keras dan menunjukkan kepada mereka bahwa kami mampu melakukannya," pungkas gelandang berusia 23 tahun tersebut.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
