
Pelatih Bayern Munchen Vincent Kompany. (Dok. Bayern Munchen)
JawaPos.com - Bayern Munchen menunjukkan kekuatan mereka di panggung Eropa dengan kemenangan telak 6-1 atas Atalanta pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Penampilan dominan tersebut membuat pelatih Bayern, Vincent Kompany, tidak bisa menyembunyikan rasa puasnya.
Sejak awal pertandingan, Bayern tampil agresif dan langsung menekan lawan. Permainan menyerang yang cepat dan intens membuat Atalanta kesulitan mengembangkan permainan hingga akhirnya harus menerima kekalahan besar di kandang sendiri.
Melansir Bulinews, setelah pertandingan, Kompany menegaskan bahwa performa timnya sudah sesuai dengan rencana yang disiapkan sebelum laga dimulai.
“Tentu saja saya puas,” kata Kompany. “Ini adalah performa yang kami inginkan. Kami bahkan bisa mencetak satu atau dua gol lagi. Rencana kami berjalan dengan baik hari ini.”
Bayern memang terlihat mendominasi hampir di seluruh aspek permainan. Kompany menilai hal tersebut bukan sesuatu yang mengejutkan, mengingat kualitas pemain yang dimiliki timnya serta intensitas latihan yang tinggi selama ini.
“Kami memiliki banyak talenta dan kualitas dalam tim ini,” jelasnya. “Para pemain menyukai pertandingan seperti ini. Intensitas latihan kami sangat tinggi, dan itu membantu kami menemukan solusi yang baik dalam pertandingan seperti ini. Jadi, penampilan ini tidak mengejutkan saya.”
Meski kemenangan besar berhasil diraih, Bayern tetap harus menghadapi beberapa kekhawatiran terkait kondisi pemain. Dalam pertandingan tersebut, beberapa nama seperti Alphonso Davies, Jamal Musiala, dan kiper Jonas Urbig mengalami masalah fisik.
Namun, Kompany memilih untuk tidak terlalu memperbesar isu tersebut dan tetap fokus pada momentum timnya.
“Saya tidak akan banyak bicara tentang cedera,” katanya. “Kita tidak boleh kehilangan momentum. Kami sangat percaya diri dengan skuad kami. Phonzy akan absen beberapa waktu, tetapi mudah-mudahan tidak terlalu lama. Dengan kedalaman skuad yang kami miliki, kami akan mengatasinya.”
Menurut Kompany, cedera merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sepak bola, sehingga tim harus siap menghadapinya kapan saja.
“Secara umum, wajar jika pemain terkadang mengalami cedera,” tambah Kompany. “Bahasa tubuh Jamal setelah pertandingan sangat bagus, dan itu adalah sesuatu yang selalu saya perhatikan. Kita lihat saja bagaimana perkembangannya.”
Menariknya, Kompany juga mengungkapkan bahwa Harry Kane sebenarnya hampir dimainkan setelah pulih dari cedera. Namun situasi pertandingan yang sudah sangat menguntungkan membuat keputusan itu akhirnya dibatalkan.
“Kane hampir masuk lapangan,” katanya sambil tertawa. “Tapi ketika skor sudah 5-0, dia tiba-tiba tidak mungkin masuk ke pertandingan. Hari ini kami tidak membutuhkannya.”
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
35 Santri Keracunan MBG Masih Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Prediksi Sassuolo vs Frosinone di Coppa Italia 2026/2027: Jay Idzes Cs Menang Susah Payah
