
Victor Osimhen saat membawa Galatasaray mengalahkan Juventus asuhan Luciano Spalletti dengan skor 5-2. (Dok. Instagram/@galatasaray)
JawaPos.com - Galatasaray sudah mengantongi modal krusial di leg pertama babak 16 Besar Liga Champions. Mereka menang 1-0 saat menjamu Liverpool. Nah, motivasi mereka bakal berlipat. Sebab, kabarnya bomber Galatasaray Victor Osimhen tengah melobi klub untuk memberikan bonus EUR 5 juta (sekitar Rp 97 miliar), jika dia dan rekan-rekannya bisa menyingkirkan Liverpool.
“Setelah kemenangan itu, Osimhen mengatakan kepada Presiden Dursun Ozbek, yang masuk ke ruang ganti; jika kita lolos ke babak selanjutnya, mari kita berikan bonus EUR 5 juta, dan presiden setuju,” kata Ali Naci Kucuk, seorang jurnalis Turki seperti dilansir SkySports.
“Manajemen menetapkan bonus EUR 1,5 juta untuk derbi Besiktas, dan tim menang. Bonus EUR 2 juta untuk babak playoff melawan Juventus, dan mereka lolos,” lanjutnya.
Dia merinci, bonus sekitar EUR 750 ribu hingga EUR 1 juta akan diumumkan untuk pertandingan Basaksehir. Sehingga, totalnya EUR 9,5 juta.
“Presiden, bersama dengan Abdullah Kavukcu, berjanji, ‘kalahkan Basaksehir, singkirkan Liverpool, dan seluruh paket bonus akan masuk ke rekening Anda di akhir bulan’,” jelasnya.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
